Kampanyekan Konsumsi Ikan, PKK Gelar Lomba Masak Serba Ikan

Padangpanjang, TODAY—Kampanye gerakan mengonsumsi ikan atau gemar makan ikan, terus dilakukan dengan berbagai program. Salah satu program mengampanyekan makan ikan di Kota Padangpanjang dengan melaksanakan Lomba Masak Serba Ikan yang bertempat di Pendopo Rumah Dinas Walikota, Senin (29/3).

Advertisements

Lomba ini diselenggarakan Dinas Pangan dan Pertanian (DPP) dengan menghadirkan para peserta yang berasal dari kader PKK kelurahan se-Kota Padangpanjang.

Dalam sambutannya, Kepala DPP, Ade Nefrita Anas, SP mengatakan, lomba ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan setelah sempat ditunda pelaksanaannya akibat pandemi Covid-19.

“Ikan merupakan bahan makanan yang harus dipertahankan karena mengandung banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak. Selain itu, menu masakan ikan juga dapat untuk kesehatan masyarakat dalam mencegah stunting pada anak,” katanya.

Ditambahkan Ade, lomba ini juga diadakan untuk meningkatkan keterampilan memasak bahan baku ikan, menganekaragamkan masakan berbahan ikan, menyebarluaskan informasi serta mendukung pemanfaatan sumberdaya ikan dan melakukan kampanye gemar makan ikan dengan sasarannya menciptakan keanekaragaman menu masakan berbahan baku ikan.

“Menu yang dilombakan sebanyak tiga kategori, yaitu menu keluarga, menu kudapan dan balita,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota, dr. Dian Puspita Fadly Amran, Sp.JP saat membuka acara tersebut mengatakan, ikan merupakan sumber protein hewani yang mengandung mineral dan vitamin yang dibutuhkan tubuh, terutama pada anak-anak di masa pertumbuhan atau 1.000 hari pertama kehidupan.

“Selain sumber protein yang murah, ikan mengandung asam amino lemak esensial, omega 3, omega 6, omega 9 yang bermanfaat untuk pertumbuhan sel-sel otak. Mineral yodium, fosfor, zat besi dan kalsium bermanfaat untuk pertumbuhan tulang dan gigi pada anak. Untuk itu penting meningkatkan gemar makan ikan di Kota Padangpanjang agar bebas dari stunting,” terangnya.

Lebih lanjut Dokter Dian mengatakan, stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak lebih pendek daripada usianya. Stunting disebabkan oleh faktor multidimensi yang penanganannya dilakukan oleh multi sektor.

“Penyebabnya antara lain, praktik pengasuhan yang tidak baik, terbatasnya pelayanan kesehatan dan kurangnya akses makanan bergizi, serta kurangnya akses air bersih dan sanitasi,” paparnya.

Menurut Dian, tim penggerak PKK dari tingkat kota sampai kelurahan, memegang peran penting dalam menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam mencegah stunting dengan memahami betapa pentingnya makan ikan sebagai asupan gizi anak.

“Untuk mendorong tingkat konsumsi ikan, TP-PKK perlu dibekali dengan keterampilan dan keahlian, sehingga menjadi leader dalam membentuk generasi sehat, kuat dan cerdas dalam menghadapi tantangan ke depan,” ujarnya.

Dalam acara lomba tersebut, Dian juga mengimbau masyarakat untuk makan ikan. Ikan banyak mengandung vitamin, protein dan mineral yang sangat berguna untuk kesehatan terutama adanya omega 3 dan 6 yang dikandung bahan ikan tersebut. Diharapkan menu sehari-hari ada ikan di dalamnya, sehingga kelak tercipta masyarakat yang sehat dan cerdas. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*