KAN Simpang Kapuak Gelar Pelatihan Alua Pasambahan

LIMA PULUH KOTA – Alua Pasambahan merupakan salah satu adat tradisi Minangkabau yang sampai saat ini masih dipertahankan. Namun demikian, tak lagi semua Niniak Mamak atau penghulu yang mampu bertutur dalam bahasa adat tersebut.

Advertisements

Melihat kondisi itu, pada Kamis (5/11) malam, belasan Niniak Mamak berkumpul di rumah Daman Huri Dt. Muncak yang terletak di Jorong Lobuah Tunggang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka.
Tujuannya adalah memperdalam ilmu bertutur alua pasambahan.

‘Pasah jalan dek batampuah, lanca kaji dek baulang’.Petitih lawas itu jadi salah satu dasar utama dilaksanakan kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB sampai dengan 00.00 WIB tersebut.

“Ini adalah tindaklanjut dari kegiatan pelatihan alua pasambahan yang digelar KAN dua minggu lalu,” kata Ketua KAN Simpang Kapuak, H.M. Darnison Dt. Bangso Dirajo.

Dalam kegiatan terdapat beberapa alua pasambahan yang dipraktekkan, seperti pasmbahan duduak jo pasombahan siriah pinang, pasambahan mancoliak juada (jamuan), pasambahan makan, pasombahan duduak jo pasombahan siriah pinang, mintak izin manyampaikan niat, dan terakhir pidato panjang.

Dalam pelaksanaannya, masing-masing penghulu saling menyampaikan pasambahannya dan penghulu lain mencoba membenahi apabila ada penyampaian yang kurang tepat.

“Harus diakui, saat ini tidak semua Niniak Mamak yang bisa balua. Karena itu, melalui kegiatan ini kita saling belajar dan semakin mematangkan ilmu alua Pasambahan. Penghulu yang masih belum begitu mahir kita harapkan bisa lebih baik ke depannya,” ulas Dt. Bangso Dirajo.

Alua pasambahan sendiri sering digunakan dalam berbagai kegiatan adat, diantaranya Batagak Panghulu ataupun pesta pernikahan.

“Rencananya ini akan terus kita lakukan berkala dan tempatnya bergantian di rumah masing-masing penghulu,” katanya.

Meski kegiatan tersebut untuk Niniak Mamak, tapi dalam kegiatan itu juga hadir Ketua Karang Taruna Nagari Simpang Kapuak, Yori Anggara.

Menurut tokoh muda Simpang Kapuak itu, kegiatan kebudayaan seperti alua pasambahan ini juga harus jadi perhatian anak muda karena ke depan merekalah yang akan jadi penerus Niniak Mamak.

“Apalagi dengan ikut kegiatan Niniak Mamak ini banyak ilmu yang didapat. Pemuda harus tahu adatnya dan tempat belajar adat terbaik tentu melalui Niniak Mamak yang ada di kampung,” jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*