Kapolda Sumbar Minta Kapolres Waspadai Kerawanan Selama Tahapan Pilkada

Advertisements

Padang-today.com – Polda Sumbar melaksanakan Gelar Operasional (GO) dan pembinaan dalam rangka anev bulanan tentang gangguan kamtibmas periode Juli dan Agustus 2020. Kegiatan ini berlangsung di Kab. Tanah Datar, Selasa (8/9).

Kapolda Sumbar Irjen Pol Drs. Toni Harmanto, MH memimpin serta membuka jalannya GO tersebut. Dengan dihadiri oleh Irwasda Kombes Pol Drs. K. Rahmadi, MH, Pejabat Utama Polda Sumbar dan para Kapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, dan Kasat Binmas sejajaran Polda Sumbar.

Dalam GO itu juga dibahas tentang dinamika Covid-19, serta kesiapan pengamanan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung pada Desember 2020 mendatang.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto menyampaikan kepada seluruh Kapolres, untuk selalu mewaspadai kerawanan selama tahapan Pilkada, sehingga dapat berjalan dengan aman dan kondusif.

“Saya perintahkan kepada para Kapolres untuk memetakan semua potensi kerawanan Pilkada,” ujarnya.

Kapolda berharap pada kegiatan GO bulanan ini bisa menjadi masukan-masukan dengan bijak dan menjadi langkah-langkah tepat dalam menangani masalah isu Covid-19 maupun Pilkada serentak 2020.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Gelar Operasional Polda Sumbar dinyatakan dibuka,” ujar Irjen Pol Toni Harmanto.

Sementara itu Kepala Biro (Karo) Ops Polda Sumbar, Kombes Pol Heny Sulistiya Arianta ketika silaturrahmi dan edukasi di mapolda Sumbar beberapa waktu lalu menyatakan Polda Sumbar siap mengamankan Pilkada, baik pemilihan gubernur/wakil gubernur maupun wali kota/wakil wali kota dan bupati/wakil bupati.

“Pengamanan Pilkada diturunkan personel gabungan sebanyak 5.827 orang, mereka nantinya mengamankan tahapan pilkada, mulai dari pendaftaran paslon hingga penetapan paslon terpilih, “ ujarnya

Berbagai potensi kerawanan kemungkin terjadi yakni potensi konflik antar pendukung pasangan calon kepala daerah, saat debat publik digelar KPU Sumbar nantinya.

“Selain itu, terjadinya perang mulut atau bentrok antar pendukung serta kerawanan lainnya. Begitu juga pengamanan logistik, Polda juga telah menyiapkan personel mulai dari Polda hingga Polres dan Polsek-Polsek,”jelas Kombes Pol Heny Sulistiya Arianta.

Heny Suliatiya Arianta menambahkan dari total 12.642 TPS pada Pilkada 2020 ini, terdapat 772 TPS diklasifikasikan rawan dan 11.774 TPS dinyatakan aman. Sementara itu, 96 TPS diklasifikasikan sangat rawan.

“Segala potensi kerawanan akan kita antisipasi. Untuk yang kategori sangat rawan, akan kita tempatkan personel 2 orang, selanjutnya 2 orang per 2 TPS rawan, dan 2 personel per 10 TPS yang aman,” pungkas Kombes Pol Heny Sulistiya Arianta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*