Kasi Penmad tilep uang negara 126 juta

Advertisements

Padang-today.com___Terindikasi lakukan Korupsi anggaran Bimtek (Bimbingan Tekhnis) pada pelaksanaan kegiatan kurikulum 2013 anggaran 2015 Kasi Penmad (Pendidikan Madrasah) senilai Rp 126 juta dilaporkan Irjen Kemenag RI ke Kejari (Kejaksaan Negeri) Pariaman.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Pariaman Okta Z, SH ketika dihubungi melalui hp-nya membenarkan laporan tersebut.

“Benar kita telah menerima LHP (Laporan Hasil Pemeriksaan) dari Irjen (Inspektorat Jenderal) Kemenag. RI dengan No. R-324/IJ.V/PS.01.3/07/2016 tgl 21 Juli 2016,” ungkap Okta kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Okta mengulas berdasarkan laporan diatas, pihak Kejaksaan telah melakukan pemanggilan berbagai pihak, seperti peserta Bimtek dan pelaksana kegiatan Bimtek.

“Pemanggilan dalam rangka Pengumpulan Bahan dan Data dan Keterangan yang disebut dengan istilah pihak Kejaksaan (Pulbaket),” katanya lagi.

Ia juga mengatakan, bahwa laporan dari Irjen Kemenag RI tersebut belum sampai ketahap penyidikan akan tetapi prosesnya terus dilanjutkan.

“Kita belum sampai menetapkan tersangkanya, karena masih dalam tahap meminta keterangan dan data dari peserta kegiatan dan pelaksana kegiatan,” sebutnya.

Okta mengatakan, kasus ini berdasarkan hasil pemeriksaan Internal Inspektorat Jendral Kementerian Agama RI yang menemukan ada kerugian negara dari pelaksanaan kegiatan Bimtek tersebut.

“Sebagaimana temuan itulah yang dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Pariaman, selanjutnya terlebih dahulu kita akan meminta audit dari BPK guna menghitung kerugian sebenarnya dari pelaksanaan kegiatan Bimtek ini,” ujarnya.

Kemudian ulasnya, apabila sudah jelas jumlah kerugian negara akan ditindak lanjuti dengan langkah berikutnya.

“Kita tidak mau tergesa-gesa dalam menetapkan tersangkanya, karena ini menyangkut hukum dan harus sangat hati-hati,” ulas Okta.

Sementara itu mantan Ka.kan.kemenag Padang Pariaman tahun 2015 Masrican mengatakan melalui hpnya bahwa telah mendapatkan informasi dan pemeriksaan dari Kejaksaan Pariaman terkait laporan dari Irjen. Kemenag. RI.

“Benar sedang ada pemeriksaan dan pemanggilan terkait LHP dari Irjen Kemenag tersebut oleh pihak Kejari Pariaman,” akunya.

Sedangkan Ka.kan.kemenag Padang Pariaman yang saat ini dijabat Helmi juga mengetahui atas kasus tersebut. “Ketika itu pelaksananya adalah Kasi. Penmad (Pendidikan Madrasah) yang hingga saat ini juga masih menjabat pada posisi yang sama,” pungkasnya.

Terkait kasus itu, Helmi menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berlaku. “Selaku pimpinan yang baru saya hanya bisa menasehati, sedangkan terkait jabatan ataupun mutasi itu kewenagan Kemenag. Pusat,” tegasnya. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*