Kebijakan Presiden Jokowi Menaikan Harga BBM dan Elpiji 12kg Tidak Tepat

JAKARTA, PADANGTODAY.com-Kebijakan kepemerintahan Presiden Joko Widodo dalam menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji 12 Kg secara bersamaan, disusul kenaikan tarif tol, menuai kritik dari sejumlah kalangan, salah satunya dari Pengamat Energi Boyamin Saiman.

Advertisements

Ia menilai keputusan tersebut tidak tepat dan justru semakin menambah beban masyarakat di tengah melambungnya harga beras saat ini.

“Tentu tidak tepat, tidak seharusnya naik. Harusnya pemerintah menstabilkan harga beras dulu, makanya saya tidak pernah setuju dengan kenaikan harga ini,” ungkap Boyamin saat dihubungi wartawan, Selasa (3/3).

Ia justru melihat, naiknya harga BBM dan elpiji 12 kg tersebut justru bakal menjadi salah satu penghalang turunnya harga beras. Pasalnya, dengan naiknya harga BBM, maka biaya transportasi akan terdongkrak naik.

“Meskipun beras diusahakan turun, tapi kan transportasinya naik lagi, karena naiknya BBM, maka tidak bisa turun juga kan beras. Logikanya seperti itu,” sebutnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*