Kedubes Amerika Serikat Kunjungi Kota Pariaman

PARIAMAN,PADANGTODAY.COM- Kota Pariaman sangat rawan terjadi bencana, baik tsunami, gempa bumi, banjir, abrasi dan bencana lainnya. Karena itu diperlukan kesiapsiagaan dari seluruh stakeholder dan masyarakat untuk dapat mengambil langkah pengantisipasian akan terjadinnya bencana, dengan kemampuan, ketrampilan dan kesiapan dalam menghadapi bencana itu, sehingga dapat menimalisir kerugian baik harta maupun jiwa, demikian disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman dalam sambutannya ketika menyampaikan ekspose Wujudkan Kota Pariaman Siaga, Tanggap dan Tangguh Menghadapi Bencana, dalam acara pertemuan dengan utusan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) dari Jakarta yang berkunjung ke Kota Pariaman di ruang rapat walikota pariaman, senin (14/12).

Advertisements

Mukhlis Rahman juga menjelaskan tentang perlunya pengetahuan tentang mitigasi bencana yang ada oleh masyarakat Kota Pariaman, sehingga setiap individu atau petugas Relawan Desa Siaga Bencana yang ada di desa, dapat menularkan ilmunya kepada masyarakat desanya, sehingg pengetahuan tentang mitigasi bencana dapat diketahui oleh seluruh warga masyarakat. Saat ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman telah mempunyai Pusdalop yang bekerjasam dengan BMKG dalam setiap terjadinnya bencana baik di Indonesia maupun di Sumatera Barat, ujarnya.

“BPBD Kota Pariaman juga telah melaksanakan tindakan-tindakan preventif dengan melakukan beberapa program kegiatan Mitigasi Bencana, diantaranya membuat peta evakuasi, menentukan lokasi evakuasi, melakukan simulasi, pendidikan dan pelatihan penanganan bencana yang melibatkan berbagai unsur masyarakat dan sekolah, membentuk Desa Siaga Bencana, Forum Mesjid Peduli Bencana, Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), melatih relawan siaga bencana baik di tingkat desa/kelurahan, saat ini sudah ada 440 relawan yang tersebar di 22 desa/kelurahan, dan akan meningkat setiap tahunnya. Dan juga sosialisasi kepada masyarakat melalui mesjid-mesjid yang ada di Kota Pariaman yang sampai tahun 2015 telah ada 45 Mesjid Peduli Bencana yang beranggotakan sebanyak 4.500 orang”, tukasnya.

General Services Officer Perwakilan Kedubes AS Jakarta, Mr. Lawrence P. Lane, didampingi staf yang bertugas di Kedubes AS di Jakarta asal Indonesia Fatty Trianasari, yang datang ke Kota Pariaman menjelaskan, bahwa Kedubes AS yang ada di Indonesia ada di 3 Kota Besar, yaitu Jakarta, Surabaya dan Medan. Pemerintah Amerika Serikat mempunyai program untuk membantu Indonesia dalam kesiapsiagaan dalam menanggulangi bencana (disaster preparedness). Untuk kali ini Kedubes AS mengirim 9 Tim ke seluruh Indonesia, yang mana tim yang dipimpin olehnya mendapat tugas di Kota Pariaman.

“Saya sangat terkesan dengan apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Kota Pariaman dalam mensikapi disaster preparedness, dan saya berharap dapat membantu dengan menjelaskan apa yang bisa dilakukan oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jakarta, terhadap situasi yang ada di Kota Pariaman yang sangat rawan terhadap bencana, sehingga akan terjalin kerjasama antara Kota Pariaman dengan Pemerintah Amerika Serikat kedepannya”, tutupnya.

Acara ini dihadiri oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, Asisten I Khaidir, Wakapolres Pariaman Kompol Aksal, Ketua MUI Johar Muis, Ketua Forum Mesjid Peduli Bencana Tuanku Baharudin, Sekretaris BPBD Kardinal, Kepala SKPD dan stakeholder terkait. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*