Kejurnas Taekwondo Antar PPLP, Sumbar Luar Biasa

PADANG, PADANGTODAY.COM-Apresiasi pantas diberikan kepada Tim Taekwondo Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Sumatra Barat. Dengan perjuangan yang super berat, Marstio dkk sukses membawa pulang 2 emas, 2 perak dan 4 perunggu dalam Kejurnas antar PPLP 2015  di GOR Makorem 064/Maulana Yusuf, Kota Serang, Provinsi  Banten, 6-10 Agustus.

Advertisements

“Pada hari pertama, Sabtu (8/8) PPLP Sumbar memastikan empat medali sekaligus yakni  1 emas, 1 perak 3 perunggu,” terang pelatih Taekwondo Sumbar Budi Ilyas.

Katanya, medali emas di sumba Marstio Embrian Hidayatullah yang turun di kelas U-51 kg putra. Pada laga pertama, putra Dharmasraya itu mendominasi poin dengan mengalahkan Rahadian Ihsan dari Yogyakarta 21-4. Pada partai semi final menghentikan atlet Jambi, Farel dengan skor18-4. Sementara di babak final Marstio menjungkalkan  taekwondoin asal Kalimatan Timur, Final Felix Skoi  20-2.

Sedangkan medali perak disumbangkan  Intania Putri Sakinah dari kelas kelas U-59 putri. Sementara medali perunggu diperolrh masing-masing melalui  M. Alhaviz (U-48 kg putra), Dyah Nurlia Sari (U-55 kg) putri dan  Melliyani (U-46 kg) putri.

Berikutnya pada pelaksanaan Kejurnas hari kedua, Minggu (9/8) PPLP Sumbar kembali mengais tiga keping medali masing-masing 1 emas, perak dan perunggu.

Medali emas diperoleh Farel Lucky  (U-68 kg) putra. Pada pertandingan pertama Farel mengalahkan taekwondoin DKI Jakarta, Komang Putra dengan skor15-5. Di semifinal menghentikan langkah M Amin Skoi dari Kaltim dengan angka telak 12-0. Pada laga puncak Farel mengakhiri petualangan atlet Jawa Tengah, M. Afrizal dengan skor tipis 4-2.

Tambahan medali perak disumbangkan  Albert Erianto (U-73 putra)   serta satu medali perunggu lainnya melalui Zona Sri Wahyuni (Over- 68 kg putri).

Budi menyebutkan, hasil di Banten ini sudah  maksimal mengingat meratanya kemampuan atlet remaja khususnya yang bernaung di PPLP saat ini.

“Secara keseluruhan saya menilai pembinaan di masing-masing PPLP sudah bagus. Buktinya saat ini kemampuan atlet muda sudah merata,” ujarnya melalui gagang telepon.

Budi menambahkan capaian yang diraih taekwondoin harapan Sumbar sebenarnya sudah diprediksi sejak awal. “Marstio contohnya, di Indonesia khusus atlet remaja ia tak ada lawan. Itu bisa dibuktikan dengan bentangan skor yang diperolehnya dari setiap pertandingan. Hal itu juga berlaku bagi Farel yang ternyata sangat sulit dikalahkan lawan-lawannya,” pungkas Budi Ilyas. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*