Kelangkaan Elpiji 3 Kilogram Didorong Oleh Melebarnya Disparitas Harga Antara Barang Subsidi Dengan Elpiji 12 Kilogram

Kelangkaan elpiji 3 kg

Kelangkaan elpiji 3 kg

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyadari kelangkaan elpiji 3 kilogram didorong oleh melebarnya disparitas harga antara barang subsidi itu dengan elpiji 12 kilogram. Saat ini, harga elpiji 3 kg sebesar Rp 21 ribu per tabung, sementara elpiji 12 kilogram, notabene tak disubsidi, sebesar Rp 133 ribu per tabung.

“Saya realistis disparitas harga ini akan selalu menimbulkan gangguan sana sini. Memang disparitas selalu menimbulkan migrasi,” ujar Sudirman saat ditemui di kantor Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jakarta, Selasa (3/3).

Sudirman meyakini potensi disparitas harga menjadi pemicu kelangkaan bisa ditekan. Selama Pertamina menjaga pasokan elpiji di masyarakat.

“Jadi yang penting menurut saya sepanjang Pertaminanya responsif, informasinya mengalir tidak ada halangan dan itulah kesempatan. Jadi kalau ada masalah atau halangan langsung di respon,” jelas Sudirman.

Di sisi lain, menurut Sudirman, pemerintah juga akan ikut mengawasi pasokan elpiji.

“Kita mengawasi ketat agen, penyalur supaya tidak ada pembelian yang berlebihan. Kalau suplai diyakini bahwa Pertamina menyuplai lebih dari normal,” tuturnya.

(yud/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*