Kelurahan Kotopanjang Berprestasi di Sumbar dan Nasional

Padang Panjang, Padang-Today.com – Bertepatan momentum kemerdekaan ke 73 RI, Kelurahan Kotopanjang Kecamatan Padang Panjang Timur mendapatkan kado istimewa dari Provinsi Sumbar sebagai daerah terbersih ke dua di Bumi Andalas ini.Teletak di tengah-tengah antara Kelurahan Kotokatiak, Ngalau dan Tanah Paklambiak, kelurahan yang dipimpin Ade Afdil ini memang menjadi perlintasan yang padat aktivitas. Kondisi tersebut menjadikan Kelurahan Kotopanjang yang dihuni 3.989 jiwa pada 19 RT itu sangat rentan dengan kesemrawutan dan pengaruh akan ketercemaran lingkungan.

Advertisements

Namun dengan tingkat kesadaran masyarakatnya yang tinggi, Kelurahan Kotopanjang dengan luas wilayah hanya 133 hektar tersebut mampu menjaga kasrian lingkungan daerahnya. Bahkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap program sadar lingkungan, telah menjadikan Kelurahan Kotopanjang menjadi terbersih di Sumbar.

Lurah Kotopanjang, Ade Afdil yang masih “berjubah” kebanggaan setelah menerima langsung penghargaan dari Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit di puncak Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus kemarin, menyebut hal itu sebagai momentum paling berharga dalam karirnya. Capaian menjadi daerah terbersih di Sumbar, dikatakannya tidak akan pernah didapatkan tanpa adanya peran serta masyarakat.

Khusunya di bidang kebersihan, Kelurahan Kotopanjang yang memenuhi 21 poin penilaian pada 11 indikator itu telah menghantarkan menjadi daerah terbersih ke dua di Sumbar. Semua capaian tersebut didapatkan atas tingginya kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan secara luas maupun kawasan kediaman keluarga.

“Kotopanjang bisa dalam kondisi ini, semua berkat masyarakat. Menjadi terbaik di bidang kebersihan di Sumbar, merupakan bukti keseriusan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari tanaman pot perkarangan, pemilahan sampah dan pengolahan kompos, juga kesadaran bersama menjaga fasilitas umum,” ungkap Ade didampingi Sekretaris Kelurahan Ireli Sofa.

Budaya hidup bersih sehat dan nyaman yang diprogramkan pemerintah, tidak hanya telah berlaku baik di lingkungan rumah tangga, namun juga sudah menjadi kebiasaan ke lingkungan pendidikan (sekolah) yang ada di daerah tersebut. “Di antaranya selain gotong royong, membuang sampah tidak sembarangan sudah terbiasa hingga ke anak-anak di usia sekolah,” tuturnya.

Kesadaran masyarakat akan pentingnya gotong royong yang dulu mengalami pemudaran, secara perlahan mulai pulih setelah peran aktif seluruh elemen aparatur turun langsung ke lapangan. Termasuk instansi terkait membidangi kebersihan dan lingkungan, memberikan motivasi besar dalam setiap kegiatan masyarakat.

“Kami selaku aparatur di kelurahan bersama jajaran instansi terkait lainnya, turut aktif bersama masyarakat masuak tabek kalua banda guna memotivasi semangat gotong royong. Alhamdulillah, tahun2017 silam hanya di posisi ke tiga daerah terbersih di Sumbar, tahun ini kita manjadi terbaik ke dua,” ucap Ade.

Selain berhasil di bidang kebersihan lingkungan, Kelurahan Kotopanjang tahun 2017 lalu juga meraih penghargaan. Bahkan bidang Adminsitrasi PKK kelurahan tersebut, mengharumkan nama derah berjuluk Serambi Mekkah itu dengan menjadi terbaik di tingkat nasional.

“Melalui kesempatan yang kita raih di tingkat provinsi dan nasional itu, penghargaan tersebut akan kita kembalikan ke masyarakat untuk dinikmati bersama. Aplikasinya dengan raihan tersebut, kita akan melakukan peremajaan sarana dan prasarana kebutuhan public. Baik untuk peningkatan geliat PKK, juga dalam peningkatan semangat sadar lingkungan untuk mewujudkan lingkungan bersih dan nyaman,” pungkas Ade. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*