Kemenpora Akan Mencoba Berdiplomasi dengan FIFA

Logo FIFA.

Logo FIFA.

Advertisements

Jakarta, PADANGTODAY.COM-Anggota tim sembilan bentukan Kementerian Pemuda dan Olahraga, Joko Susilo, menilai FIFA akan berhati-hati dalam menyikapi kisruh sepak bola Indonesia.

Kemenpora mengeluarkan surat keputusan pembekuan PSSI, Jumat (17//4/2015). Dalam surat tersebut, pemerintah menyatakan tidak akan mengakui seluruh kegiatan keolahragaan, Kongres Luar Biasa (KLB), serta kongres biasa, yang digelar PSSI.

Sekretaris Umum FIFA, Jerome Valcke, pun sempat melayangkan surat peringatan kepada Menpora Imam Nahrawi pada 10 April lalu. FIFA mengancam akan menjatuhi sanksi kepada Indonesia bila intervensi pemerintah kepada PSSI terus berlanjut.

FIFA menyebut wujud intervensi terlihat dalam tindakan Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) yang melarang Arema Indonesia dan Persebaya Surabaya ikut serta dalam ISL 2015. Kedua klub itu dinilai BOPI masih terkendala masalah tiga aspek wajib yakni kontrak kerja profesional, dokumen keuangan, dan legalitas klub.

“Saya yakin FIFA, sepanjang yang saya tahu, tidak akan mengambil keputusan secara parsial atau gegabah. Mereka akan mempertimbangkan semua aspek yang terjadi,” ujar Joko seusai mengikuti rapat dengan perwakilan klub Indonesia Super League (ISL) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Senin (27/4/2015).

“Meskipun prestasi tidak bagus-bagus amat, tetapi dari perspektif market dan popularitas, sepak bola termasuk yang tertinggi di negara ini. Oleh karena itu, FIFA juga pastinya mengingat pentingnya untuk hati-hati mengambil posisi mengenai masalah ini,” tambahnya.

Joko mengungkapkan, Kemenpora berserta tim sembilan sudah mengirimkan surat ke FIFA pada pekan lalu. Dalam surat tersebut, tim sembilan telah menjelaskan latar belakang dikeluarkannya keputusan untuk membekukan PSSI.

“Kami dari tim sembilan yang membantu Kemenpora ini akan terus maksimal untuk berdiplomasi dengan FIFA. Kami akan mengklarifikasi masalah-masalah yang terjadi dalam dunia sepak bola Indonesia ini,” tutur joko.

(aw/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*