Kementrian Pertanian RI Memproritaskan Peningkatan Produksi Padi Melalui Program Pengembangan Seribu Desa Mandiri Benih

Pariaman, PADANG-TODAY.com-Kementrian Pertanian RI memproritaskan peningkatan produksi padi melalui Program Pengembangan Seribu Desa Mandiri Benih. Program tersebut guna mensukseskan upaya khusus percepatan swasembada pangan di Kota Pariaman, Sumbar. Hal ini disampaikan Mentri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, ketika membuka program Pencanangan Tanaman Benih Padi di Desa Cubadak Air, Selasa, 15/09/2015 Pariaman Utara.

Advertisements

Menurut Andi Amram Sulaiman, untuk meningkatkan produktifitas dan kualitas hasil tanaman sangat dipengaruhi oleh kualitas benih yang akan ditanam. Untuk itu Mentri Pertanian RI menganjurkan kepada masyarakat petani untuk mengunakan benih unggul dan bersertifikat,
jelas Andi Amran Sulaiman.

Dijelaskan, Kesadaran petani untuk menggunakan benih berlabel dalam berusaha tani sudah tinggi di Kota Pariaman. Hingga kini kita mengupayakan bagaimana meningkatkan produksi padi bagi petani di Kota Pariaman ini, ungkapnya.

Melalui program ini, tambah Andi, Kementan RI mengajak masyarakat petani Kota Pariaman untuk mengunakan benih unggul dan bersetifikat untuk meningkatkan produksi padi petani, terangnya.
“Masalah benih ini sangat penting untuk meningkatkan produksi padi masyarakat petani, dengan mengunakan benih yang berlabel dan bersertifikat ini. Kalaau program ini berjalan dengan baik, Program Swasembada Pangan di Indonesia sudah selaesai kita urusi,” ungkapnya.
Untuk itu masyarakat petani Kota Pariaman dalam rangka peningkatan produksi padi guna mendukung Swasembada Pangan yang telah dicanangkan oleh Presiden RI untuk mengunakan benih yang berlabel untuk meningkatkan produksi petani padi, papar Andi Amran.

Ia menambahkan, guna mendukung Swasembada Pangan yang telah dicanangkan oleh Presiden RI, untuk Sumatera Barat, target produksi padi sampai 2017 sudah mencapai 3 juta ton, tandasnya.
Sementara Walikota Pariaman, Mukhlis Rahman, mengatakan, Kunjungan Mentan RI kali ini mudah mudahan mendapat kesan dan perhatian yang baik sehingga pembangunan disektor pertanian kedepan semakin pesat dan berkembang, katanya.

Di jelaskan, dalam rangka upaya khusus peningkatan produksi padi, masyarakat Kota Pariaman dihadapi oleh beberapa masalah dan tantangan. Diantaranya masalah ketersedian benih unggul dan bersertifikat, ungkapnya.

“Penigkatan produktifitas dan kualitas hasil tanaman sangat dipengaruhi oleh kualitas benih yang digunakan petani,” ungkap Mukhlis.

Pertemuan ini kami anggap penting sekali dalam rangka peningkatan produksi padi guna mendukung Swasembada Pangan yang telah dicangkan oleh Presiden RI. Untuk itu, melalui program yang telah dicanangkan Presiden RI melalui Mentan RI ini, sehingga pembangunan Ketahanan Pangan yang kita laksanakan di Kota Pariaman dapat berhasil dengan baik, tandas Mukhlis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*