Kemudi Kapal Patah,Penumpang Di Evakuasi

SAR Padang Evakausi Ridho (9) penumpang kapal tunda dengan merk lambung Arung Samudra. Kapal alami patah kemudi gelombang laut besar dan arus yang cukup kuat ,kapal tersebut dibawa Arus ke Pulau SAO Padang.

Advertisements

 

 

 

 

 

Padang-today.com – SAR Padang evakuasi penumpang kapal tunda merk lambung Arung Samudra terseret gelombang ke Pulau Sao Pasir Jambak kota itu.
“Penumpang kapal berjumlah 10 orang berhasil dievakuasi,”kata Sumpeno Yuwono Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas I A Padang.
Ia menjelaskan, SAR dalam evakuasi menunggukan satu unit perahu kapal
“Dalam melakukan evakuasi penumpang kapal juga dibantu nelayan sekitar,”ungkapnya.
Seluruh penumpang kapal selamat dan telah berkumpul kembali dengan keluarga masing-masing. Seluruh Penumpang dievkuasi ke TPI Batang Anai.
“Alhamdulillah 11 penumpang bisa kita evakuasi dengan selamat dari penumpang kapal tersebut ada anak-anak atas nama Ridho (9),”ujar Sumpeno Yuwono.
Ia menyatakan,SAR mendapatkan informasi ads kapal tunda terombang ambing dilaut persisnya dekat pulau sao Padang.
Informasi dari salah seorang keluarga penumpang yang berada di atas kapal tersebut,bahwa kapal tersebut mengalami Patah Kemudi,”katanya.
Memang betul SAR Padsng menerima informasi tersebut lanjut Sumpeno Yuwono kapal tersebut berangkat dari Muara Batang Anai,tidak jauh dari Muara kapal tersebut mengalami patah kemudi,karena angin yang cukup kuat dan gelombang tinggi akhirnya kapal terbawa arus ke Pulau SAO, dengan titik KOORDINAT 00°50’08.36″S-
100°16’57.66″E.
Ia menjelaskan,Kapal tunda tersebut berangka dari Muaro Batang Anai pada Minggu (26/11).
“Kapal tunda dengan merek lambung Arung Samudra yang membawa 11 orang mengalami patah kemudi lebih kuran 200 m dari Muara Batang Anai Kabupaten Padangpariaman,karena gelombang laut besar dan arus yang cukup kuat ,kapal tersebut dibawa Arus ke Pulau SAO yang berada didepan Pantai Pasir Jambak,”imbuhnya.(der)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*