Kepsek SMA Sungai Limau, Telah Sesuai Dengan Aturan

Kepsek SMA Sungai Limau Zulkaham Sebelah Kanan

Advertisements

Padang-today.com__ Kepolisian Resor (Polres) Pariaman melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap tenaga honorer di sekolah SMAN 1 Sungai Limau berinisial An (37) Kecamatan Sungai Limau, Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa 14/8/2018 sekitar pukul 11.00 WIB.

Dari tangan tersangka petugas berhasil mengamankan barang bukti senilai Rp 9,767 juta, 3 buah stempel sekola dan ijazah siswa, kartu bebas pustaka dan daftar tanda terima ijazah. Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya Operasi Tangkap Tangan, Polisi Amankan Penjaga Sekolah SMA

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Sungai Limau Zulkaham membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum penjaga sekolah terkait pungutan uang untuk pengambilan ijazah siswa.

“Uang yang dipungut itu memang dilakukan guna untuk kepengurusan ijazah siswa bagi yang telah lulus,” kata Zulkaham, kemaren Rabu 15/08/2018 melalui telepon selulernya.

Ia mengatakan, uang yang dipungut itu sebesar Rp60 per siswa dari 254 siswa yang lulus. Namun tidak menjadi suatu keharusan, karena tergantung latar belakang keluarga siswa itu sendiri.

“Jika siswa itu kurang mampu maka tidak diharuskan, namun bagi yang mampu silakan membayarnya sesuai atasan kesepakatan oleh pihak komite dengan orangtua siswa,” ujarnya.

Selanjutnya, kata dia, uang yang dipungut itu peruntukkannya jelas, yakni mengurus ijazah siswa yang lulus dintaranya, dalam perencanaanya yaitu uang leleh wakil kepala sekolah, ATK, uang lelah kepala sekolah, insentif guru dan lainnya.

“Pungutan itu sudah dilakukan tiga tahun terakhir sejak menjadi kepala sekolah, namun pungutan itu nominalnya berbeda,” jelasnya.

Seterusnya, kata dia, alasan pungutan uang pengambilan ijazah itu kesepakatan komite dengan pihak orangtua siswa karena dana bantuan operasi sekolah (Bos) yang tidak mencukupi disekolah ini.¬†Pungutan tersebut, tambahnya, atas dasar Permendikbud nomor 75 tahun 2016 tentang komite sekolah boleh untuk menggalang dana. “Ada sebanyak Rp 1,4 juta per siswa dengan jumlah siswa yang ada dana bos sekarang ini,” kata dia. (suger)

jelasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*