Keramba Ikan Nila, Konsep Water Front City Dinas Perikanan Kota Pariaman

Advertisements

Padang-today.com___Dinas Perikanan Kota Pariaman terus berinovasi dalam mengembangkan budidaya ikan yang ada didaerahnya. Setelah mendapatkan DAK dari KKP RI, dalam pembangunan dan budidaya ikan lele Teknologi Bioflock di Desa Air Santok, dinasnya juga mengembangkan budidaya ikan nila dalam keramba di aliran sungai kecil, yang ada di desa Kampung Gadang Padusunan, Senin sore (29/10).

Walikota Pariaman Genius Umar yang datang memberikan pakan pada ikan nila yang ada di keramba ini, mengapresiasi Dinas Perikanan yang telah menjabarkan visi dan misi pemerintahanya setelah dilantik menjadi Walikota Pariaman periode 2018-2023, pada 9 Oktober yang lalu.

“Sesuai misi yang ada di program kami, adalah menjadikan Kota Pariaman sebagai Water Front City, dimana pembangunan dan kegiatan yang kita lakukan harus menghadap ke air, baik aliran sungai maupun laut yang ada di daerah kita”, ungkapnya.

Dengan adanya pembudidayaan ikan nila di aliran sungai kecil didesa kampung Gadang Padusunan ini, masyarakat dapat menjadikan aktivitas dan berkegiatan disana, sehingga konsep Water Front City benar-benar diterapkan, selain menambah penghasilan bagi para anggota Pokdakan penerima bantuan dari Dinas Perikanan Kota Pariaman ini.

“Selain itu, pada program pemerintahan kami 5 tahun kedepan, salah satunya adalah pengentasan kemiskinan, melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mengurangi angka kemiskinan, karena dari hasil panen ikan nila ini nantinya, dapat menambah penghasilan para anggotanya”, ujarnya.

Sementara itu Kepala Bidang Perikanan Budidaya Tangkap Dinas Perikanan Kota Pariaman, Ferialdi menjelaskan bahwa untuk pembangunan keramba dan pembudidayaan ikan nila di aliran sungai kecil ini, merupakan yang perdana dilakukan oleh instansinya.

“Ini adalah yang pertama kita terapkan konsep keramba di aliran sungai kecil, dan setelah melihat progres yang dibuat oleh Pokdakan di Desa Kampung Gadang Padusunan ini, kami merasa optimis hal ini dapat kita terapkan di tempat lain”, tuturnya.

Ada sebanyak 10 ribu bibit ikan nila yang kita masukan kedalam keramba yang kita buat, dimana program ini, mulai dari keramba, benih ikan nila sampai pakan nya, kita bantu dan sediakan melalui Dinas Perikanan Kota Pariaman.

“Ikan Nila ini nantinyya dapat dipanen 3 bulan kemudian, diharapkan hasil yang didapat dari panen ikan nila ini natinya, untuk dapat disisihkan dalam pembelian benih ikan baru, untuk dapat program ini berkelanjutan”, katanya.

Kepala Desa Kampung Gadang Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Amri Maldi mengatakan bahwa ia mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kota Pariaman, melalui Dinas Perikananya, yang telah memberikan bantuan usaha baru bagi warga yang ada di daerahnya.

“Setelah panen perdana nanti 3 bulan kedepan, kami di desa, juga akan menganggarkan menggunakan dana desa untuk menyambung program yang telah diuat Pemko Pariaman, sehingga ada keberlanjutan program ini, sehingga benar-benar terasa manfaatnya oleh masyarakat”, ulasnya.

Amri Maldi yang banyak mendapatkan prestasi atas usahanya memimpin Desa Kampung Gadang Padusunan ini, sedang menyusun Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desanya, dimana untuk penambahan anggaran nanti, dapat mengakomodir budidaya ikan nila di desa yang ia pimpin.

“Kedepan, disepanjang aliran sungai ini, akan kita buat keramba ikan untuk masyarakat miskin, dengan harapan akan dapat meningkatkan penghasilan rakyatnya, yang nantinya berimbas pada pengurangan angka kemiskinan. Selain itu, keramba ini nantinya akan menjadi daya tarik bagi wisatawan, sehingga dapat menjadi sebuah BUMDes”, tutupnya.

Hadir juga Kepala Dinas Perikanan Kota Pariaman, Dasril dan jajaranya, Ketua Pokdakan Desa Kampung Gadang Padusunan, Iwan Efendi,dan para anggotanya, serta masyarakat yang ada di lokasi keramba. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*