‘Keroncong Dan Ragam Musik Nusantara’ Hadirkan Kekayaan Aransemen Musik Keroncong

keroncongSolo, PADANGTODAY.com – Puluhan grup keroncong dalam dan luar negeri akan meramaikan Festival Keroncong Solo (FKS) yang akan dihelat pada 26-27 September 2014, di Benteng Vastenburg, Solo. Acara tersebut diselenggarakan Pemerintah Kota Solo bekerja sama dengan Himpunan Artis Musik Keroncong Indonesia (Hamkri). Pada penyelenggaraan ke-enam ini, panitia ingin menampilkan keroncong dari sisi akulturasi musik lokal.

“Tahun ini kita mengambil tema ‘Keroncong dan ragam musik nusantara’. Kami ingin menghadirkan kekayaan aransemen musik keroncong, saat petrunjukan nanti,” ujar Wakil Ketua Hamkri Solo, Wartono Kamis (25/9).

Menurut Wartono, aransemen dan keunikan yang akan ditampilkan nanti antara lain, dengan menunjukkan performa para peserta festival yang akan memainkan musik keroncong sesuai pakem dari daerah asalnya. Ia mengatakan, musik keroncong mempunyai bentuk improvisasi yang berbeda di setiap daerah. Bahkan perkembangan keroncong saat ini terkadang tidak sesuai pakem, seperti lagu pop yang diiringi musik keroncong.

“Pertunjukan disana nanti akan lebih meriah, karena berpadu dengan acara Bamoo Binalle. Panggung festival akan terbelah menjadi 2 bagian untuk mengantisipasi jeda saat pergantian orkes melayu saat akan menampilkan pertunjukkannnya,” ujarnya.

Selain musisi dan grup keroncong dari dalam negeri, panitia juga mengundang kelompok asal luar negeri, antara lain dari Kuala Lumpur dan Johor Malaysia. Sedangkan grup keroncong dari dalam negeri antara lain dari Tenggarong Kalimantan Timur, Padang Panjang Sumatra Barat, Banten dan sebagainya.

“Kami ngin membesarkan musik keroncong yang berkembang di Indonesia bersanding sejajar dengan beragam genre musik yang ada. Ini harus dibangun dari bawah dalu, yakni dengan membesarkan musik keroncong di daerah dengan keunikanya masingmasing,” pungkasnya.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*