Kesepian Kronis

kesepian

kesepian

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Persahabatan dan asmara itu seperti makanan. Kita membutuhkan mereka untuk bertahan hidup. Para psikolog di situs psychologytoday.com mengatakan bahwa manusia memiliki kebutuhan dasar untuk hidup berkelompok dan menjalin hubungan dekat.

Namun di era modern seperti sekarang, kebutuhan sosial terkadang tidak terpenuhi, dan itu bisa merusak seseorang baik secara mental atau bahkan fisik.

Kesepian kronis adalah salah satu penanda bahwa seseorang memiliki ketidakmampuan untuk menyesuaikan diri. Kegagalan untuk terhubung secara sosial dengan rekan-rekan menjadi alasan di balik sebagian besar kasus putus sekolah di kalangan anak-anak.

Anak yang merasa terbuang dari lingkungan mereka cenderung mengembangkan kenakalan dan bentuk lain dari perilaku anti-sosial. Pada orang dewasa, kesepian bisa memicu depresi dan kecanduan alkohol.

Psikolog John Cacioppo dari Universitas Chicago telah menemukan beberapa efek dari kesepian. Untuk itu, dia telah melakukan serangkaian studi dan melaporkan bahwa kesepian memiliki dampak serius pada kesehatan, seperti:

– Hidup sendiri meningkatkan risiko bunuh diri untuk kaum muda dan tua.

– Orang yang kesepian juga memiliki tingkat stres yang lebih tinggi.

– Kesepian meningkatkan kadar hormon stres dan tekanan darah. Ini dapat melemahkan regulasi sistem peredaran darah, sehingga otot jantung harus bekerja lebih keras dan pembuluh darah akan rusak karena turbulensi aliran darah.

– Kesepian menghancurkan kualitas dan efisiensi tidur, sehingga Anda akan menjadi kurang restoratif, baik secara fisik dan psikologis. Anda akan bangun lebih awal di malam hari dan menghabiskan lebih sedikit waktu di tempat tidur.

(des/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*