Ketua Forwana Sumbar Didemo Masyarakat Sendiri, Dituding Berpihak ke Salah Satu Paslon Bupati

Ketua Forwana Sumbar Didemo Masyarakat Sendiri, Dituding Berpihak ke Salah Satu Paslon Bupati

Ketua Forwana Sumbar Didemo Masyarakat Sendiri, Dituding Berpihak ke Salah Satu Paslon Bupati

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com–Dituding oleh puluhan masyarakat Nagari Sungai Kamuyang, berpihak kepada salah satu calon Bupati, Ketua Forum Walinagari (Forwana) Provinsi Sumatera Barat, Irmaizar, yang juga Ketua Forum Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota, juga Wali Nagari Sungai Kamuyang Kecamatan Luhak Rabu (21/10).

Aksi damai yang berlangsung di halaman kantor Walinagari Sungai Kamuyang di Batang Tabik itu, berjalan damai di bawah pengawalan aparat Polres Payakumbuh, Kodim dan salah satu Ormas.

Massa yang sebagian besar didominasi pemuda dan tokoh masyarakat itu, selain meminta, Irmaizar, mundur sebagai Walinagari, mereka mengancam jika dalam 10 hari ke depan tuntutan itu tidak dikabulkan, massa mengancam akan menurunkan pendemo dengan jumlah lebih besar lagi.

Juru bicara aksi, Hendri Donal, kepada aparat kepolisian Resor Kota Payakumbuh dan Kodim 0306/50 Kota yang mengamankan jalannya aksi demo, menyampaikan unek-unek masyarakat terkait sikap oknum Walinagari, Irmaizar yang tidak mendidik dan menggayomi sebagai seorang Walinagari.

”Dia sering melontarkan kata-kata yang tidak sepantasnya diucapkan oleh seorang pemimpin kepada masyarakat seperti mengajak berkelahi alias bacakak dan mengeluarkan kata-kata kotor alias bacaruik-caruik,” ujar Hendri Donal.

Tak hanya itu, warga Nagari Sungai Kamuyang itu mengaku resah dan tidak terayoni oleh Walinagari. Selain dia bersifat arogan malah kinerjanya tidak sesuai dengan harapan masyarakat dan selalu mengedepankan keinginan dan pendapat pribadi.

Kesalahan mendasar lain yang dilakukan, Irmaizar, selaku Walinagari tidak mau menandatangani proposal pencairan dana hibah 2014 untuk organisasi pemuda Jorong Subaladung atas nama Sago Kreatif tanpa alasan yang jelas.

Tidak mau menandatangani proposal permohonan bantuan kegiatan perikanan oleh Kelompok ke Jorong Subaladung 2014. Tidak menyetujui kegiatan pelatihan mubalikh tingkat SD, SMP yang dimotori oleh club sepak bola Nagari Sungai Kamuyang yakni SSB Sago Putra, dengan alasan kegiatan tersebut bukan kegiatan yang seharusnya dibuat oleh pemuda.

Kemudian tidak mau menandatangani  berita acara serah terima pupuk organik dari Dinas Perkebunan yang diperuntukkan untuk 2 kelompok tani wanita yakni kelompok tanai Sago Putri dan Flamboyan. Tidak mau menandatangani proposal permohonan bantuan yang dibuat oleh Ikatan Pemuda-Pemudi Sungai Kamuyang, untuk pembuatan stadion bola kaki nagari yang rencana berlokasi di tanah ulayat Bagari Baliang Jorong Madang Kadok.

Yang lebih prinsip dan melukai perasaan Masyarakat Nagari Sungai Kamuyang, Irmaizar, tidak menyetujui dan menghalangi kegiatan kepemudaan, baik organisasi pemuda nagari maupun Karang Taruna Jorong seperti kegiatan olahraga, keagamaan.

Menghambat masuknya bantuan kegiatan dari pemkab Limapuluh Kota dan Pemprov Sumbar kepada organisasi pemuda  maupun organisasi masyarakkat lainnya seperti kelompok tani.

Mengadakan pertemuan illegal di rumah Fitra Wandi dengan beberapa pemangku adat dan tokoh masyarakkat, kemudian melahirkan struktur Limbago Adat nagari Sungai Kamuyang, tanpa didasari dari Barih Balabeh yang selama ini telah turun temurun dijawek oleh pemangku adat Nagari Sungai Kamuyang, sehingga mengakibatkan kekacauan di tengah-tengah pemangku adat dan kemenakan di Nagari Sungai Kamuyang.

Ditekankan Hendri Donal, terkait kehadiran, Irmaizar, bersama puluhan Walinagari lainnya dengan Azwar Chesputra sebagai calon Bupati beberapa hari lalu di Hotel Pangeran, Pekanbaru, dalam rangka memenangkan pasangan calon Bupati Nomor utur 4 itu, melanggar Undang-undang Nomor 8 Tahun 2015 dan PKPU Nomor 7 Tahun 2015 tentang netralitas seorang Walinagari.

Irmaizar, ketika diwawancarai terkait kehadirannya dalam pertemuan dengan Azwar Chesputra sebagai salah satu calon Bupati, tidak membantah hal itu. “Kapasitas Saya hadir di acara pertemuan dengan Azwar Chesputra adalah pribadi dan bukan sebagai Walinagari, apalagi atas nama Ketua Forum Walinagari (Forwana) Propinsi Sumatera Barat dan Ketua Forum Walinagari Kabupaten Limapuluh Kota,” kilah Irmaizar.(dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*