Ketua TP-PKK Ny Dr Henny Riza Falepi dan Kapolres AKBP Yuliani Teteskan Vaksin Polio

Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza falepi bersama Kapolresta AKBP Yuliani, SH, memberikan vaksinasi polio kepada seorang balita, dalam acara PIN di Kelurahan Sungai Durian Latina

Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza falepi bersama Kapolresta AKBP Yuliani, SH, memberikan vaksinasi polio kepada seorang balita, dalam acara PIN di Kelurahan Sungai Durian Latina

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Pencanangan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2016, di Payakumbuh, berlangsung di Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Latina, Selasa (8/3). Walikota Payakumbuh diwakili Sekdako H. Benni Warlis, bersama Kapolresta AKBP Yuliani, SH, Ketua TP-PKK Ny. Dr. Henny Riza Falepi, Kadis Kesehatan Provinsi Sumbar diwakili Linarni Jamil dan Ketua GOW Ny. Hj. Rasyidah Suwandel, secara simbolis langsung meneteskan vaksin polio kepada lima anak balita.

Kelima anak yang mendapat kehormatan  mewakili balita lainnya dalam pencanangan PIN di Sungai Durian itu, masing-masing Faris Saputra anak dari Siti Aisyah, M. Zen putra Ramadona, M. Refan Habibi putra Sumitra Devi, Humaira Wirdatul Qoldi puteri Neti Herawati dan Asila Syafa puteri Lili Farida Yenti.

Sebelumnya, Sekdako Benni Warlis dan Ketua TP-PKK Ny. Henny memukul gong dan melepas balon,  bersama Kadiskes  Sumbar, Kapolresta, dan  perwakilan anggota Forkopinda,  tanda dimulainya kegiatan PIN Polio di Payakumbuh, hingga 15 Maret mendatang. Pencanangan PIN  Polio itu, juga dihadiri pimpinan SKPD, camat,  pengurus Forum Kota Sehat, unsur BUMN/BUMD, pengurus LKAAM  MUI dan ratusan orang tua dengan anak balitanya.

Target PIN Polio di Payakumbuh, seperti disampaikan Kadis Kesehatan Elzadaswarman, 100 persen balita. Seluruh jajaran kesehatan bersama mitranya, akan memberikan vaksinasi polio kepada  13.914 anak berusia 0-59 bulan yang tercatat di 62 keluahan. PIN melibatkan, 618 kader kesehatan, 180 tenaga kesehatan. Sementara, pelayan PIN  dilakukan pada 148 lokasi, meliputi pos PIN, posyandu, puskesmas, pustu, poskeskel, rumah sakit dan pos imunisasi lainnya.

Walikota Pàyakumbuh dalam sambutannya, mengingatkan, agar seluruh jajaran kesehatan dan mitra kerjanya, menyukseskan PIN Polio di Payakumbuh. Walikota tak ingin mendengar, ada anak balita yang luput dari pelayanan vaksinasi polio.

Karena itu, motto Dinas Kesehatan Payakumbuh “Sikat Habis” (kami ingin kesehatan anda terpelihara, harus bisa), bukan slogan. Tapi, diaplikasikan dengan baik, merangkul warga yang punya anak balita agar diberikan PIN polio.

Pemberian PIN merupakan hak dasar anak yang tak boleh terlewatkan. Melalui PIN Indonesia dapat mempertahankan status bebas polio dan berkontribusi dalam mewujudkan dunia bebas polio pada 2020. Karena itu, keterlibatan semua elemen masyarakat sangat diharapkan, untuk saling mengingatkan keluarga, tetangga, agar membawa anaknya ke pos pelayanan imunisasi selama gelar acara PIN ini, tegasnya.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*