Kombinasi Tidur Siang dan Kafein Pagi Hari Bantu Dapatkan Tidur Malam Berkualitas

Ilustrasi.

Ilustrasi.

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Tidur lelap di malam hari merupakan salah satu kendala sejumlah besar penduduk dunia di era modern seperti sekarang. Pasalnya, waktu bekerja yang tidak tentu dan sering hingga tengah malam, membuat mereka keletihan sehingga susah tidur.

Menurut Dr Jill Dorrian dari Centre for Sleep Research University of South Australia, tidur siang instan bisa meredakan rasa lelah sehingga membuat tubuh mudah tidur malam.

Selain itu, Dr Dorrian juga menganjurkan untuk mengonsumsi kafein saat pagi. Kombinasi tidur siang dan kafein pagi hari, kata Dr Dorrian, bisa membantu Anda mendapatkan tidur berkualitas.

Kemudian, anjuran Dr Dorrian ini diyakini ampuh untuk mengembalikan stamina tubuh setelah sibuk kerja dan berpikir sepanjang hari.

“Minum secangkir kopi dengan tidur siang selama 20 menit bisa mengembalikan kesegaran tubuh. Kafein juga bisa mengurangi efek inersia,” ungkap Dr Dorrian seperti tertulis di situs unisa.au.edu

Teknik relaksasi, menurut Dr Dorrian, merupakan strategi yang baik untuk mengirimkan sinyal waktu beristirahat pada tubuh. Pasalnya, meditas terbukti ampuh dalam meredam stres dan mengurangi beban pikiran. Anda yang menderita insomnia, maka patut menerapkan teknik meditasi, setidaknya 30 menit sebelum tidur.

Hal lain yang mempengarui kualitas tidur adalah kondisi kamar serta tingkat penerangannya. Disarankan untuk mengatur lampu agar redup atau benar-benar gelap supaya mata Anda terkondisikan segera mengantuk.

Banyak orang yang memilih membaca buku untuk mengundang rasa kantuk. Namun, menurut Dr Dorrian, cara itu justru membuat mata Anda semakin aktif. Jadi, jangan membiasakan membaca buku atau majalah di malam hari.

“Bila mengalami sulit tidur dan merasakan deraan stres. Lebih baik lakukan sesuatu yang menenangkan, seperti meditasi, mendengarkan alunan musik yang tenang, membaca, dan berdoa. Saat tubuh merasa lelah, proses mata mengantuk hingga benar-benar terlelap cenderung lebih mudah,” urainya.

(news.health.com/mms)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*