Komite BDC Kota Pariaman Dilantik

PARIAMAN,PADANGTODAY.COM -Kota Pariaman menjadi salah satu kota penerima bantuan program BDC, diantara 15 kota lainnya di Indonesia, dan satu-satunya di Sumatera Barat. Dengan adanya BDC  (Business Development Centre) di Kota Pariaman diharapkan dapat memberikan kontribusi positif pada perkembangan Usaha Kecil dan Menengah yang ada di Pariaman, dan diharapkan UMKM di Kota Pariaman menjadi jauh lebih maju, dan lebih dikenal, sehingga mendapatkan tempat di hati konsumen, demikian disampaikan Walikota Pariaman Mukhlis Rahman, dalam sambutannya pada acara Pelantikan  Komite BDC Kota Pariaman periode 2015-2018 di Balairung Pendopo Walikota Pariaman, selasa (22/12).

Advertisements

Walikota Pariaman Mukhlis Rahman mengatakan Strategi intervensi Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), seyogyanya untuk mendorong terjadinya proses transformasi sosial di masyarakat, dari kondisi masyarakat yang tidak berdaya menjadi berdaya, mandiri, dan pada akhirnya menuju madani, yang dilakukan melalui pendampingan dan pembelajaran kepada masyarakat melalui pendekatan kelompok. Selanjutnya, diharapkan transformasi masyarakat mandiri menuju masyarakat madani dilakukan melalui intervensi untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam pengembangan kualitas lingkungan permukiman yang berkelanjutan (sustainable development), ujarnya.

“Diharapkan Komite BDC ini mampu menjadi lembaga yang representative dan berdiri paling depan, dalam mengembangkan dunia usaha kecil dan menengah di Kota Pariaman. Diharapkan Kegiatan Usaha Kecil yang dilakukan kelompok-kelompok masyarakat ini, secara bertahap telah banyak berkembang melalui pelaksanaan dan menghasilkan produk unggulan, antara lain produk atau jasa unggulan, misalnya bordiran, sulaman, kerajinan, bahan makanan, tas, sandal dll. Sebagian Usaha masyarakat miskin tersebut berpotensi untuk dikembangkan, baik kualitas produk atau pemasarannya,     dan mendorong  untuk melakukan kolaborasi dan kerjasama usaha di tingkat yang lebih luas, khususnya tingkat Kota/Kabupaten, bahkan mungkin Nasional atau internasional”, terang Mukhlis Rahman.

Ketua panitia Pelantikan Komite BDC “Angso Duo” Kota Pariaman periode 2015-2018 dan sekaligus penyampaian hasil Feasibility Study BDC Kota Pariaman Novrizal mengatakan sebelum berganti nama dengan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KP), dahulu bernama dengan program PNPM Mandiri Perkotaan. Komite BDC ini dapat berasal dari KSM binaan P2KP atau non-KSM binaan Pemerintah Daerah. Jumlah dari Komite BDC yang dilantik oleh Walikota Pariaman sebanyak 19 Anggota. Sebelum pelantikan diadakan penyuluhan dan pelatihan oleh Korkot P2KP Kota Pariaman. Forum ini terdiri dari berbagai pihak (multistakeholder) yaitu Forum BKM Kota, perwakilan KSM, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait urusan perencanaan daerah dan  seperti Perguruan Tinggi, LSM (CSO), Dunia Usaha, Lembaga Keuangan Bank dan Non Bank, BUMN/BUMD dan sejenisnya yang mendukung pengembangan usaha mikro dan produk unggulan daerah.

Acara ini dihadiri oleh Kepala Dinas PU Kota Pariaman Azrizal dan Jajarannya, Kabag Humas kota Pariaman Hendri, Tim TKPD Kota Pariaman, Korkot dan Satker PPK PNPM Kota Pariaman, Kordinator BKM/LKM se Kota pariaman, serta KSM PPMK yang ada di Kota Pariaman. (eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*