Komplek SMPN 3 dan SDN 11 Ekor Lubuk Segera Dipisah

Padangpanjang, TODAY– Harapan masyarakat dan pihak sekolah untuk memisahkan lokasi komplek SMPN 3 dan SDN 11 Ekor Lubuk akan segera terwujud.

Advertisements

Selasa (26/1), Walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano meninjau lokasi dan membahas tahapan pemisahan dua sekolah yang sampai saat ini masih tergabung dalam satu komplek itu

“Kami telah menerima aspirasi dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), dan juga dari masyarakat untuk memisahkan lingkungan kedua sekolah. Alhamdulillah tahun ini, usulan itu telah masuk dalam anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK). Dan insyaa Allah akan kami sempurnakan di anggaran perubahan,” papar Fadly yang

didampingi Kadisdikbud, Drs. M. Ali Tabrani, M.Pd beserta jajaran.

Kepala SDN 11, Zulkarnain, S.Pd menerangkan, pemisahan kedua sekolah ini dilakukan karena perbedaan pola pikir dan tingkah laku antara pelajar SMP dan murid SD akan berdampak pada psikologis, terutama bagi anak sekolah dasar.

“Kami dari pihak komite sudah berjuang cukup lama. Dari tahun 2008, kami telah mengusulkan pemisahan kedua sekolah ini. Usulan juga disampaikan dalam Musrenbang tahun lalu. Ini bukan semata-mata kemauan kami (komite-red), bukan kemauan warga Ekor Lubuk, tapi atas pertimbangan dampak psikologis bagi peserta didik yang menjadi faktor utama kami untuk memperjuangkan ini. Alhamdulillah tahun ini perjuangan kami, harapan kami, mimpi kami akan segera direalisasikan,” jelas Ketua Komite SDN 11, Noviendy,  SE menyambung pernyataan Zulkarnain.

Sementara Ali Tabrani menyebutkan, Disdikbud sudah mengusulkan DAK dari tahun 2019 dan disetujui pada tahun ini.

Ditambahkan Kabid Sarana dan Prasarana Disdikbud, Ir. Sri Syahwitri, untuk pembangunan ruang belajar, ruang guru, dan ruang UKS sepenuhnya dengan DAK dan akan disempurnakan dengan anggaran perubahan sesuai instruksi walikota.

“Tahap awal, akan dilakukan secepatnya sesuai dengan pembahasan dengan pihak sekolah dan tokoh masyarakat setempat. Ini pun juga telah dibahas dalam Musrenbang tahun 2020. Untuk ruang belajar, akan dirampungkan dalam tahun ini, agar tidak mengganggu PBM peserta didik,” paparnya.

Dalam kunjungan tersebut, Fadly Amran juga berkesempatan meninjau studio rekaman dan studio live broadcasting yang ada di SMPN 3.

“Kami support hal ini, dan akan menjadi program kita ke depannya, agar sekolah yang ada di Kota Padangpanjang mempunyai fasilitas penunjang untuk mangasah kreativitas siswa di sekolah,” ujarnya. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*