Komunitas Motor Custom JBI, Peduli Kebersamaan

Komunitas Motor JBI Sumbar berpose usai kopdargab di pPadang Panjang.

Komunitas Motor JBI Sumbar berpose usai kopdargab di pPadang Panjang.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Japs & Bratstyle Indonesia (JBI) merupakan salah satu komunitas motor custom yang telah tersebar hampir di seluruh wilayah republic ini. Tak terkecuali di Ranah Minang, komunitas JBI juga memiliki ratusan member yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Sumatra Barat.

Sabtu 25 April 2015, komunitas motor custom yang biasa di singkat JBI itu tampak memenuhi area objek wisata Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau (PDIKM). Hampir menyeluruh, penampilan mereka yang rata-rata berusia remaja tersebut terlihat urakan dengan pakaian didominasi asesoris sebagai pecinta motor.

JBI N Series, sebutan untuk member komunitas motor custom di Padangpanjang sengaja menggelar kegiatan kumpul bareng (kopdargab) menghadirkan hamper 500 kendraan roda dua dalam beragam bentuk hasil kreativitas personal. Meski terlihat sedikit urakan, lebih dekat personil JBI terdiri dari berbagai kalangan remaja yang memiliki fikiran positif dalam berbagai hal.

“Kami memang terlihat sedikit urakan karena berpakaian seperti ini. Namun di balik ini semua, kami memiliki komitmen yang sama antar member JBI di Sumbar dan Indonesia pada umumnya untuk peduli terhadap kebersamaan. Salah satu bentuknya, melalui kopdargab ini menjadi jembatan hati untuk membangun dan memperkuat jati diri agar menjauh dari persepsi negatife masyarakat sebagai geng motor,” ungkap Koordinator Kopdargab dari JBI N Series Padangpanjang itu.

Melalui kegiatan kopdargab tersebut, pria gempal yang akrab disapa Bento itu bersama ratusan member JBI se Sumbar tengah merumuskan terbentuknya komunitas wilayah Sumbar. Hal tersebut disampaikan guna mempererat dan memperkuat berbagai rencana kegiatan sosial kemasyarakat dan komunitas darah secara khususnya.

Bahkan jauh di balik itu, Bento menyampaikan bahwa JBI bertekad membantah pandangan masyarakat bahwa komunitas motor custom seperti halnya begal motor. Karena itu pada kesempatan tersebut, JBI N Series selaku penyelenggara perdana kegiatan Kopdargab di Sumbar ingin sekali membuka ruang dialog dengan pemangku kepentingan.

“Sebagai pengguna jalan, tentu kami sangat ingin tahu tentang serentetan peraturan dan perundang-undangan lalu lintas. Hal ini tentunya untuk menjauhkan kami dari tindak pelanggaran berlalu lintas yang secara fakta banyak dilakukan kalangan pengendara remaja. Termasuk juga dengan tokoh pemerintahan, harapannya komunitas JBI mendapat gambaran peluang peran serta dalam kelancaran program pemerintah itu sendiri,” sebutnya.

Meski semua agenda awal tersebut tidak terwujud, namun ratusan member JBI se Sumbar ini tidak lantas membubarkan diri. Berbagai kegiatan internal tetap dilakukan, seperti musyawarah penetapan nama komunitas JBI Sumbar dan malam hiburan, sarapan bersama dan rolling thunder dalam pengawalan mobil Patwal Polres Padangpanjang.

“Meski agenda dialog batal dilaksanakan pada waktu itu, member JBI yang bergabung dari seluruh kabupaten kota di Sumbar tetap berbangga bisa berkumpul. Salah satunya kami telah melahirkan kesepakatan terbentuknya komunitas JBI Minangkabau untuk wilayah Sumbar. Terpenting dari masing-masing member, akan membuktikan bahwa komunitas motor custom bukan geng motor atau begal,” pungkasnya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*