KONI Mendesak Pemkab Makin Perhatikan Kesiapan Agenda Olahraga

Advertisements
Wakil Ketua DPRD Sastri Andiko Datuak Putiah dan Ketua Komisi II Wardi Munir

Wakil Ketua DPRD Sastri Andiko Datuak Putiah dan Ketua Komisi II Wardi Munir

Bendahara KONI Ramadhoni dan Ketua KONI Davis Emha

Bendahara KONI Ramadhoni dan Ketua KONI Davis Emha

– KONI Rapat Dengar Pendapat dengan DPRD

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com–Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota mendesak Pemkab untuk memperhatikan agenda nasional tahun 2024 yaitu pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) yang akan digeber di Sumatera Barat. Limapuluh Kota dengan empat cabang andalan; atletik, menembak, bola voli, paralayang serta cabang-cabang lainnya harusnya sudah menjadi lirikan mendalam dari seluruh elemen.

Hal ini dikatakan oleh Wakil Ketua II KONI Kabupaten Limapuluh Kota, Desembri Chaniago MA, bersama Ketua KONI Ir H Davis Emha, Wakil Ketua I Budi Febriandi SP, serta pengurus KONI dan Cabang Olahraga lainnya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Limapuluh Kota, Rabu (5/11). Komisi II dipimpin Ketua Komisi H Wardi Munir bersama Wakil Ketua DPRD Sastri Andiko Datuak Putiah serta anggota Komisi II lainnya.

”Menghadapi agenda besar, Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2016 dan agenda utama nasional PON 2024, mestinya kita bersiap dengan segala persiapan fisik, materi, dan fasilitas penunjang lainnya. Kami ingin agar pemerintah kabupaten ikut aktif dan mendukung segala pemantapan kesiapan KONI dan cabang olahraga,” ujar Desembri menyampaikan pendapat.

Ketua KONI Ir H Davis Emha berbicara tentang pembinaan prestasi atlet-atlet Limapuluh Kota yang difokuskan ke segmentasi penajaman prestasi. Artinya, atlet Limapuluh Kota sudah teruji dan diakui di ajang multi iven provinsi, seperti Porprov. Peringkat lima besar di Porprov XIII Dharmasraya membuktikan bahwa Limapuluh Kota serius dengan potensi dan keunggulan.

”Makanya, kami meminta agar didukung keinginan KONI untuk menciptakan pelatih dan wasit, masing-masing satu orang saja per cabor. Agar di Limapuluh Kota bisa digeber kegiatan bertaraf nasional. Tentu, lengkap dengan fasilitas olahraga bertaraf nasional,” tukuk Davis Emha.(dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*