KONI Tunggu Laporan Cabor

 

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Padangpanjang memberikan batas waktu pelaporan penggunaan dana hibah tahap pertama kepada seluruh cabang olahraga (cabor) pada tanggal 6 Desember mendatang, Karena, sampai Kamis kemarin, masih banyak pengurus cabor yang belum melaporkan penggunaan dana hibah yang telah dicairkan beberapa waktu lalu.

Pelaksana Tugas (PlT) Ketua KONI Kota Padangpanjang Nusirwan DN saat evaluasi dan persiapan Kontingen kota setempat di Rumah Makan Pondok Indak Raya, Kamis kemarin menyampaikan, proses pencairan dana hibah memang harus sesuai dengan petunjuk tekhnis yang telah diberikan kepada masing-masing cabor. Dimana, pada pencairan tahap pertama KONI Padangpanjang telah mencairkan dana Rp.2,1 miliar untuk 23 cabor.

“Jika proses pelaporan dana tahap pertama belum juga tuntas, bagaimana kita akan mencairkan dana hibah untuk tahap kedua. Sementara, jadwal pelaksanaan Porprov semakin dekat. Kami minta pengertiannya kepada masing-masing pengurus cabor,” kata Nusirwan DN didampingi Wakil Ketua Fendri Munandar dan sejumlah pengurus KONI lainnya dihadapan puluhan pengurus cabor.

Disampaikannya, batas tenggat waktu yang diberikan kepada pengurus cabor tersebut telah sesuai dengan kesepakatan pengurus KONI dan cabor penerima dana hibah. Apalagi, dalam proses pelaporan penggunaan dana tersebut juga akan dilakukan verifikasi terhadap laporan yang disampaikan.

Sementara itu, Ketua Panitia Persiapan dan Pemantapan Kontingen Tofik Maestro menyampaikan, dari hasil evaluasi yang telah dilakukan tim verifikasi KONI terhadap laporan yang disampaikan pengurus cabor. Masih banyak pengurus cabor yang melalaikan administrasi pelaporan anggaran, dimana masih ada dana yang diperuntukan untuk pembelian sejumlah sarana dan prasaran cabor yang belum dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya.

“Kami menemukan masih ada sisa kas di rekening cabor yang berjumlah jutaan hingga puluhan juta, dimana dana tersebut harus dibelanjakan untuk pembelian sarana dan prasarana pendukung pemusatan latihan. Hal ini, juga akan berdampak terhadap proses latihan yang dilakukan oleh cabor yang bersangkutan,” jelasnya.

Disampaikan Tofik, saat ini KONI juga terus melakukan kontingen Kota Padangpanjang yang akan berangkat menuju Dharmasraya nantinya. DImana, saat ini telah terdata 341 atlet, 60 pelatih dan 50 official dari 23 cabor.

“Disaat penyusunan atlet yang berangkat, kita juga menemukan beberapa masalah kecil seperti yang terjadi di Pengcab Pertina, dimana pada verifikasi awal hanya akan memberangkatkan 6 orang atlit tetapi pada pelaporan terakhir Pengcab Pertina mengirimkan 12 orang atlit untuk mengikuti seluruh cabang yang diperlombakan. Dari segi kontingen sebenarnya kita tidak memiliki masalah, tetapi dalam segi pengalokasian dana tentunya akan menjadi masalah,” sebut Taufik.

Pada kesempatan itu, Tofik juga menyebutkan, untuk pelepasan kontingen Kota Padangpanjang akan dilakukan pada 15 Desember mendatang. Meskipun, sudah ada beberapa cabor yang telah lebih dahulu berangkat ke Dharmasraya, karena harus mengikuti aturan dan regulasi yang ditetapkan oleh cabor masing-masing. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*