Korban Mutilasi Siak Merupakan kalangan Bocah

pelaku-mutilasi-di-siak-terancam-hukuman-matiRiau, PADANGTODAY.com – Kepolisian Daerah Riau bersama jajaran Resor Kabupaten Siak turut memeriksa sejumlah pengusaha minuman tradisional tuak yang ada di sekitar Perawang, Siak, terkait pengakuan tersangka MD yang menjual daging korban mutilasi.

Kasus sodomi disertai pembunuhan dengan cara mutilasi itu ditangani oleh Polres Siak. Hingga saat ini, kepolisian telah menetapkan empat tersangka yakni MD (19) selaku otak pelaku, kemudian DD (19) mantan istri MD, kemudian S (pria 26 tahun) dan DP (laki-laki pelajar SMA berusia 17 tahun).

Hasil kejahatan empat pelaku itu telah merenggut tujuh korban yang kebanyakan merupakan kalangan bocah berusia 5,5 tahun hingga 10 tahun.

Dari hasil keterangan tersangka MD (20), memang ada pengakuannya menguliti korban-korbannya dan kemudian memasukkan daging tersebut ke sejumlah warung tuak yang ada di Perawang, Kabupaten Siak.

Sebelumnya Kepala Bidang Humas Polda Riau Ajun Komisaris Besar Guntur Aryo Tejo mengatakan, sejauh ini pihak penyidik Polres Siak masih terus mendalami kasus dugaan pelecehan seksual disertai mutilasi itu.

“Penyidikan terus dilakukan untuk korban-korban lainnya,” kata Guntur.

(mr/nol)