Kota Padangpanjang Terima Penghargaan Adiwiyata dan Proklim

Padangpanjang, TODAY—Konsisten menggalakkan budaya hidup bersih di setiap lini lingkungan, sebanyak 7 sekolah menerima penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi Sumbar di Auditorium Gubernur setempat, Rabu (30/10).

Advertisements

Sekretaris Kota (Sekko) Padangpanjang, Sonny Budaya Putra mengatakan dalam Undang-undang (UU) Nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, menuntut kepedulian semua elemen masyarakat untuk pencapaiannya. Termasuk turunan kebijakan dari Pemerintah Kota (Pemko) terhadap dinas atau instansi terkait lainnya.

Dikatakan Sonny, di dalam Good Governance terdapat indikator yaitu komitmen pada lingkungan hidup. Dapat diartikan bahwa dalam menjalankan pelaksanaannya sebuah pemerintahan harus selalu melihat dan mempertimbangkan fungsi lingkungan hidup dan prinsip perlindungan dan pengelolaan lingkungan.

“Alhamdulillah, seluruh lini dan komponen masyarakat Padangpanjang telah menanamkan budaya hidup hidup bersih. Baik secara personal, kelompok dan kelembangaan. Hasilnya, tahun ini sedikitnya 7 sekolah SD dan SMP meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Provinsi. Masing-masing Kepala MTs Diniyyah, SMPN 1, SMPN 5, SDN 05 Pasarusang, SDN 08 Kampung Manggis, SDN13 Gantiang, SDN 16 Kotokatiak,” beber Sonny.

Sonny menuturkan dalam beberapa tahun terakhir ini, perkembangan sekolah Adiwiyata di Padangpanjang menunjukan hasil yang sangat baik. Program Adiwiyata tersebut, dapat menciptakan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, hijau, asri dan tertata dengan rapi. Sekolah Adiwiyata juga dapat menjadi sarana edukasi pendidikan.

Selain itu, dirinya telah mendapatkan informasi bahwasanya sekolah Adiwiyata sudah mampu mengembangkan kurikulum sekolah dengan mengintegrasikan lingkungan di beberapa mata pelajarannya.

“Sekolah sudah dapat mengembangkan sarana prasarana ramah lingkungan di antaranya bank sampah, pengomposan, pemanfaatan tempat sampah terpilah, daur ulang sampah dan sarana ramah lingkungan lainnya yang dapat menanggulangi permasalahan lingkungan di sekolah,” ungkapnya.

Selain Adiwiyata, juga menyampaikan apresiasi jajaran pemerintah di tingkat kelurahan kota berjuluk Serambi Mekkah itu atas raihan penghargaan Program Kampung Iklik (Proklim). Dalam hal ini, Padangpanjang diwakili Kelompok Wanita Tani (KWT) Sidingin Ekorlubuk Padangpanjang Timur dan Bank Sampah Anggrek Bulang Pasarusang Padangpanjang Barat.

“Pemko mengucapkan terima kasih atas keberhasil Ketua KWT Sidingin dan Lurah Ekorlubuk serta Ketua Bank Sampah Anggrek Bulan dan Lurah Pasarusang. Semoga ini bisa menjadi pemicu motivasi bagi kelurahan lainnya,” tutur Sonny. (ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*