Kota Pariaman, Sebanyak 740 Nelayan Merima PBAN

Advertisements

Padang-today.com – Harapan untuk bisa mendapatkan perlindungan penuh melalui asuransi, sudah dinantikan oleh nelayan tradisional di Kota pariaman. Sejak bergulirnya program bantuan premi asuransi nelayan (PBAN) di daerah itu, tercatat ada sedikitnya 740 nelayan yang sudah mendapatkan (PBAN).

Dengan adanya program tersebut, nelayan tradisional di daerah itu mendapat perlindungan dan dapat menekan angka kemiskinan. Program ini dilaksanakan berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan, Pembudidaya Ikan, dan Petambak Garam.

“Di Kota Pariaman 740 nelayan sudah mendapatkan asuransi. Pemberian premi asuransi selama satu tahun, selanjutnya diperpanjangan sendiri oleh nelayan yang bersangkutan,” kata Kepala Dinas Pertanian Pangan Perikanan dan Kelautan Kota Pariaman Dasril, Rabu (19/2/2020) pada jumpa pers dengan wartawan mitra Pemko Pariaman, di media center Balaikota Pariaman.

Menurut Dasril, nelayan yang menerima asuransi tersebut masing-masing tahun 2017 dan 2018 berjumlah 475 nelayan. Sisanya tahun 2019 sebanyak 265 orang nelayan. “Tahun 2020 ini kita masih menunggu dari pusat, berapa nelayan yang disetujui untuk pemberian asuransi nelayan tersebut,” kata Dasril.

Selain itu, untuk mendukung program pengentasan kemiskinan di Kota Pariaman, pihaknya mencanangkan program satu rumah satu kolam ikan. Rumah yang memiliki potensi untuk mengelola kolam ikan, diberikan bantuan bibit ikan seperti ikan lele, nila dan gurami.

Selama tahun 2019 sudah diberikan bantuan kepada 375 kepala keluarga. “Diharapkan dengan adanya kolam ikan tersebut bisa membantu ekonomi keluarga, terutama keluarga miskin,” tutur Dasril menambahkan.

Ia menambahkan, di Kota Pariaman terdapat 126 mubaligh. Kehadiran para mubaligh tersebut sangat membantu pihak pemerintah. Mereka menjadi corong kebaikan di tengah masyarakat, bahkan ada diantara mereka yang bertugas hingga tengah malam. Namun pagi harinya ada yang tidak memiliki kegiatan.

Terkait dengan hal itu, pihak pemerintah  mendorong dan membantu mereka dalam berusaha dengan diberikan bantuan seperti bibit pisang jantan, pisang emas. Sehingga bisa membantu pendapatan ekonominya. (SgR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*