Kota Payakumbuh Sudah Setengah Masyarakat Peserta BPJS, Rakor Bersama Kasatlantas dan RSUD

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Payakumbuh Dahidin saat memimpin rakor kemarin

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Payakumbuh Dahidin saat memimpin rakor kemarin

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan di Payakumbuh, sudah mampu menarik 520.409 masyarakat sebagai peserta. Jumlah itu berasal dari tiga kabupaten dan kota, denga rincian, 109.594 orang masyarakat Payakumbuh, 190.859 masyarakat kabupaten Limapuluh Kota dan sisanya 219.956 masyarakat Tanah Datar. Jumlah itu mencapai angka 58 persen dari total 897.225 jiwa masyarakat di tiga kabupaten yang berada di bawah nauangan BPJS Kesehatan Cabang Payakumbuh.

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Payakumbuh, Dahidi mengakui, jumlah itu sebagian besar adalah anggota mandiri atau perorangan dan perusahaan.

“Sejak dibukanya BPJS cabang Payakumbuh, kita lakukan berbagai upaya sosialisasi kepada semua masyarakat. Alhamdulillah, kerja kita berbuah dengan bertambahnya peserta setiap harinya,“ kata Dahidin di kantornya, Bunian Rabu (22/4).

Diakui putra kelahiran tanah Rencong Aceh itu, pihaknya baru saja menggelar rapat koordinasi dengan PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Bukittinggi. Rakor itu juga diikuti Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kota Payakumbuh, Limapuluh Kota dan Tanah Datar. Selain itu, juga diikuti Direktur rumah sakit umum Adnaan WD Payakumbuh, RSUD Achmad Muchtar Suliki dan RSUD Ali Hanafiah Batusangkar.

Tidak ketinggalan pertemuan yang digelar di D’ Harau Resto lembah Harau Selasa itu, diikuti kepala dinas di tiga kabupaten daerah naungan.

Menurut Dahidin, dalam rakor itu dibahas pelayanan prima kepada masyarakat dan peserta BPJS baik di rumah sakit dan Pusekesmas. Dalam kesempatan itu, Dahidin yang pernah bertugas di BPJS cabang Solok itu, juga dimunculkan harapan agar pihak Jasa Raharja segera menangani setiap kejadian kecelakaan. Termasuk kepada kepolisian, agar segera mengeluarkan surat keterangan laporan kecelakaan dan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan pelayanan yang prima.

“Harapan kita, kepada masyarakat, jika terjadi kecelakaan, agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Sebab, tanpa ada laporan itu, maka dipastikan, akan susah dalam mendapatkan pelayanan baik dari Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan sebagai secondary payer dalam prinsip COB laka lantas,” harap Dahidin.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*