KPRI Tingkatkan Target SHU Hingga Rp200 Juta

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Balai Kota Padangpanjang, menargetkan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp814 juta pada 2015 ini. Jumlah tersebut mengalami kenaikan dari tahun buku 2014 yang hanya Rp614 juta.

Advertisements

Wakil Ketua KPRI Balai Kota Padangpanjang, Gustiares mengatakan pengurus akan terus meningkatkan program bidang usaha, organisasi, manajemen, bidang sosial dan sumber daya manusia. “Semuanya bertujuan agar koperasi lebih berkembang dan sesuai dengan tujuan koperasi untuk menyejahterakan anggota koperasi,” ujar Gustiares.

Hingga tahun buku 2014, Gustiares menyebut koperasi yang dibentuk pada 31 Oktober 1969 itu memiliki kekayaan ditambah aset hinggs aat ini telah mencapai angka Rp6,172 miliar. Koperasi ini bergerak di bidang simpan pinjam, perumahan dan pertokoan.

“Selain meningkatkan pendapatan di bidang usaha, jasa giro dan lainnya, kita juga akan meningkatkan simpanan pokok anggota, sehingga tidak terjadi antrian jika ada yang ingin meminjam,” sebutnya.

Terkait potensi untuk memajukan dan mengembangkan KPRI ke depan, Gustiares menyebut sangat besar mengingat jumlah PNS di Pemko Padangpanjang cukup banyak yang belum bergabung sebagai jadi anggota koperasi. sangat banyak dibanding yang sudah masuk jadi anggota KPRI Wiwara.

“Harapan untuk lebih membesarkan koperasi ini, pengurus menjadikan sebagai tantangan bagai mana seluruh pegawai menyadari manfaat sebagai anggota koperasi. Karena secara prinsipnya, jumlah anggota yang banyak tidak akan mengurahi SHU tapi malah menjadi potensi untuk menambah SHU” sebutnya.

Ditambahkannya anggota dan pengurus harus mempunyai komitmen yang tinggi untuk memajukan koperasi. Koperasi yang telah dikelola dengan benar, amanah, profesional dan transparan guna meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

“Saat ini anggota koperasi berjumlah 889 orang, terdiri dari 405 pria dan 484 wanita yang tersebar di seluruh jajaran Pemerintahan Kota Padangpanjang, dan neraca laporan keuangan diaudit oleh akuntan publik independen,” pungkasnya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*