KPU AKAN BAHAS BIAYA KESEHATAN CAKADA

 

Advertisements

 

 

Padang-today.com – KPU akan mengadakan rapat dengan IDI,pihak  Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMSI) dalam menangani pemeriksaan kesehatan para bakal calon (Balon) kepala daerah yang akan maju bertarung tahun depan.

“Secepatnya akan mengundang tiga instasi teknis yang akan memeriksa kesehatan para balon,”kata Ketua KPU Sumbar,Amnasmen di Padang.

Sebagaiman diketahui di Sumbar ada empat kota menyelenggarakan Pilkada 2018. Empat kota yakni Padang,Padangpanjang,Padangpariaman serta Sawahlunto.

Ia menyatakan dalam rapat tersebut juga akan hadir empat KPU yang menyelanggarakan Pilkada 2018.

“Mudahan-mudahan rapat tersebut tuntas akhir Desember 2018 sebelum dibukanya jadwal pendaftaran cakada,”ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut akan dibahas apa kreteria dalam melakukan tes kesehatan dilakukan IDI sera berapa biaya untuk pemeriksaan kesehatan

“Mana standar rumah sakit dalam cek kesehatan,serta bagaiman teknis tes dalam phisikologi bagi cakada,demikian juga soal tes narkoba,”jelas Amnasmen

Ia menyatakan,tes kesehatan ini merupakan serangkaian kegiatan yang paling penting dalam proses Pilkada di setiap daerah.

Tim kesehatan nantinya akan menyerahkan hasil pemeriksaan kepada KPUD sebagai kelengkapan berkas sebelum menetapkan calon kepala dan wakilnya,”katanya

“Jika ternyata pada hasil pemeriksaan tersebut ada salah satu calon yang tidak memenuhi standar kesehatan maka pihak dari KPU mempunyai hak tidak meloloskan calon yang bersangkutan,”katanya.

Pada pemeriksaan kesehatan kali ini,lanjut Amnasmen baru pertama kalinya tim dari KPU melibatkan BNNP.” Hal ini dilakukan karena maraknya kasus penyalahgunaan narkotika yang melibatkan para pejabat daerah,”imbuhnya.

Sementara itu Boedi Satria Ketua KPU Pariaman menyatakan belum ada kesepatan dalam menentukan biaya kesehatan bagi cakada.

“Sudah ada di agenda pembahasan berapa besarnya biaya kesehatan,rapat dengan pihak IDI,BNNP serta HIMSI dia gendakan sebelum 27 Desember 2017,”katanya.

Hasil rapat ini dapat menentukan berapa biaya kesehatan cakada. Namun KPU Pariaman sebelumnya menetapkan biaya kesehatan untuk Pilkada sebesar Rp6 juta,”jelas Boedi Satria.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*