KPU Tetap Berikan Akses Bagi Penyandang Disabilitas

Advertisements

Padang-today.com – Ilham Saputra Komisioner KPU -RI Divisi SDM dan Teknis penyelenggaraan Pemilu menyebutkan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai lembaga penyelanggara Pemilu menyediakan akses bagi setiap kalangan disabilitas untuk menggunakan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada 2020.

“KPU memperhatikan akses bagi kalangan disabilitas dalam menggunakan hak pilihnya pada Pilkada 2020,”kata Ilham Saputra ketika sosialisasi bersama Perhimpunan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sumatera Barat (Sumbar) di Padang.

Menurut dia, TPS yang ada diberikan akses khusus bagi penyandang disabilitas dalam mengunakan hak suara.

“TPS dibuat sesuai dengan kebutuhan dan tidak mempersulit akses penyandang disabilitas saat menggunakan hak suara, seperti mulai dari tinggi bilik suara, lokasi tidak berbatu, berumput dan tingkat kemiringan tinggi yang menyulitkan penyandang disabilitas,”ujar dia.

Bagi menyandang tuna netra dalam mengunakan hak suara ada pendamping harus mengisi formulir tenaga pendamping dalam mengunakan hak suara.

“Pendamping tersebut bisa dari keluarga penyandang disabilitas bisa juga dari KPPS,”sebut Ilham Saputra.

Dia menambahkan, bagi penyandang disabilitas tidak masuk dalam daftar Pemilih Tetap, bisa memilih dengan mengunakan E-KTP sesuai domisili.

“KPU meminta peran aktif kelompok disabilitas, mereka bisa mengunakan suara pada Pilkada 2020 walaupun tidak masuk DPT tapi bisa gunakan E-KTP,”imbuhnya.

Sementara itu Komisioner KPU Sumbar Izwaryani menyatakan masa pendemi covid menjadi pertanyaan di masyarakat dimana sekarang menjadi pertanyaan soal kenyamanan dan masalah kesehatan.

“Namun semua diantisipasi KPU dengan menerapkan protokol kesehatan di saat pencoblosan,”kata dia.

pemilih jangan takut, TPS aman dari penyebaran virus corona. TPS tersebar di Sumbar menerapkan protokol kesehatan guna melindungi pemilih dari penyebaran virus corona.

Pemilih wajib pakai masker saat mau masuk ke dalam TPS,  diminta untuk cuci tangan oleh petugas, selanjut di ukur suhu tidak boleh 37,3derajat celcius,paku yang dipakai akan disemprot disinfektan oleh petugas.

“Ketika sampai TPS bersuhu tinggi, maka akan diantarkan semuanya dengan TPS khusus, ketika sudah positif dan isolasi mandiri akan didatangi kerumah, dan tidak perlu datang ke TPS agar pemilih lainnya tidak terpapar, demikian juga yang ditawan di Rumah Sakit,”sebut dia.

Disisi lain Ketua PPDI Sumbar, Ucok mengatakan KPU Sumbar sangat peduli dengan penyandang disabilitas di Pilkada 2020.

“Pihak memberikan apresiasi pada KPU berikan akses penyandang disabilitas,”kata dia.

Dari data ada 32 ribu lebih penyandang disabilitas di Sumbar namun yang terdaftar sebagai pilih 11.884 pemilih.

“Kendalanya di lapangan seperti tidak memiliki KTP atau belum masuk dalam data penyandang disabilitas,”sebut dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*