KPUD Padangpariaman Tunggu Penetepan Lelalang Logistik Alat Peraga Kampanye

KPU-Pariaman

Advertisements

Padangpariaman, PADANGTODAY.com-KPUD Padangpariaman, Sumbar masih menunggu penetapan lelang logistik untuk alat peraga kampanye, jika lelang sudah ditetapkan alat peraga kampanye tersebut sudah dapat di pasang di tempat yang telah ditentukan oleh KPUD Padangpariaman. Hal ini disampaikan ketua KPUD Padangpariaman melalui Bagian Hukum Organisasi Zulnaidi SH di ruang kerjanya, Rabu (26/08/2015).

Katanya, tahapan-tahapan untuk KPUD Padangpariaman sudah berjalan 50 persen. Usai penetapan nomor urut kedua pasangan calon kemaren (25/08/2015), dan hari ini PPS telah berakhir merekap data pemilih, jelas Zulnaidi.

“Kemaren KPUD Padangpariaman melalui rapat pleno terbuka telah menetapkan nomor urut kedua pasangan calon, dan untuk masa kampanye di mulai tanggal 31 Desember,” ungkapnya.

Terkait masa kampanye, jelas Zulnaidi, saat ini untuk logistik sedang mengelar lelang hari ini, jika lelang sudah ditetapkan alat peraga kampanye sudah dapat di pasangkan ditempat tempat yang telah kita tentukan, terangnya.

“Jika lelang hari ini sudah ditetapkan untuk pembuatan alat peraga kampanye, dan KPUD sudah dapat memasangkan alat peraga kampanye tersebut ditempat yang telah ditentukan,ungkap dia.

Lebih jauh dijelaskan, untuk alat peraga kampanye sesuai dengan peratura KPU no 2 tahun 2015, setiap pasangan calon memperagakan alat peraga kampanye 5 buah baliho, 20 buah umbul umbul, dan 2 buah spanduk, jelasnya.

Pada kesempatan itu, Zunaidi juga menghimbau pada pasangan calon untuk sama sama mentaati aturan yang telah ditetapkan. Sehingga proses Pilkada Padangpariaman ini dapat berjalan sesuai yang ingini bersama, yakni mewujudkan Pilkada yang damai dan berkualitas.

Selain itu, bagi calon incumbent kami menghimbau untuk PNS dan Walinagari di Padangpariaman untuk tidak terlibat dalam masa kampanye tersebut, dan mereka harus menyikapi secara netral, tandasnya.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*