Kriteria Penerima Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi

12_0
Jakarta, PADANGTODAY.com-Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bekerja sama dengan pemerintah daerah, komunitas budaya, media nasional dan lokal, serta lembaga bahasa untuk menyeleksi budayawan dan seniman penerima Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi.

Advertisements

“kita berusaha betul melihat hingga ke daerah, kita kerja sama dengan daerah-daerah, media lokal, yang mempublikasikan seniman-seniman yang berjasa melestarikan budaya di daerah,” ujar Direktur Jenderal Kebudayaan Kacung Marijan, pada jumpa pers di kantor Kemdikbud, Jumat (26/09/2014)

Seleksi penerima Anugerah Kebudayaan dan Maestro seni Tradisi ini dilakukan sejak Februari 2014, dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditentukan, yaitu:

Warga Negara Indonesia (WNI).

Usia diatas 60 tahun dan masih hidup.

Memiliki kemampuan untuk membagikan atau mewariskan keahliannya pada generasi selanjutnya.

Diakui/dianggap memberi andil penting dalam menggali, menghidupkan, mengembangkan dan/atau melestarikan seni tradisi dan kebudayaan lokal yang diyakininya.

Seni tradisi yang ditekuninya dianggap sebagai sesuatu yang unik, khas, langka, nyari punah, dan/atau para pelakunya sudah lanjut usia.

Diakui memiliki kemampuan sebagai pelopor dalam bidang seni yang ditekuninya.

Memiliki prestasi kekayaan kreatif yang menonjol yang diakui secara lokal, nasional bahkan global.

Memiliki pengaruh positif bagi masyarakat di wilayahnya secara lokal, nasional bahkan global.

Pelaku seni tradisi bukan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau pensiunan PNS.

“kami berterima kasih kepada pemerintah daerah, media nasional maupun media lokal, yang sudah membantu kami menemukan para seniman yang berjasa dalam menjaga dan melestarikan budaya,”pungkas Kacung. (dil/Harriswara Akeda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*