KUA Pangkalan Ifkar Insan SAg Dinilai Tim Penilai Kemenag Provinsi

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi Memasang Pin Tanda Zona Integritas Syariah Kepada KUA Kecamatan Pangkalan Kotobaru

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi Memasang Pin Tanda Zona Integritas Syariah Kepada KUA Kecamatan Pangkalan Kotobaru

Advertisements
Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Penilaian KUA Teladan Tingkat Provinsi di Mess Pemda Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru

Wakil Bupati Lima Puluh Kota Drs. H. Asyirwan Yunus, MSi Saat Memberikan Sambutan Pada Acara Penilaian KUA Teladan Tingkat Provinsi di Mess Pemda Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com–Wakil Bupati Limapuluh Kota Drs H Asyirwan Yunus MSi menyaksikan langsung Penilaian Lomba KUA Tauladan tingkat Sumbar yang dilangsungkan di Mess Pemkab di Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Kotobaru, Kamis (16/04).

H Asyirwan Yunus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota menaruh harapan besar kepada KUA yang memiliki potensi tinggi serta aktif dalam menebarkan syariah Islam di tengah masyarakat. Penilaian KUA Teladan juga dihadiri oleh Kepala Kantor Kementrian Agama Limapuluh Kota Drs H Gusman Piliang MM, Camat Pangkalan Kotobaru Andri Yasmen SSos, Niniak Mamak Cadiak Pandai dan ratusan tokoh masyarakat Pangkalan

“Kami juga melihat sosok yang baik dari Kepala KUA Ifkar Insan SAg sebagai KUA teladan yang mewakili Limapuluh Kota dan akan berlomba ke tingkat Provinsi,” ujar Gusman Piliang, yakin.
Sebelumnya, Drs H Damri Tanjung MA yang Kabid Urusan Agama Islam pada Kementrian Agama Provinsi Sumatera Barat selaku Tim Penilai KUA Provinsi Sumbar menyampaikan, pada penilaian KUA yakni Kabupaten dan Kota sudah 14 yang dikunjungi.

”Kami merasakan kalau KUA Pangkalan ini punya potensi untuk juara provinsi. Kenapa tidak,” ujar H Damri serius.
Diakui oleh tim penilai bahwa yang dicari pada penilaian KUA teladan ini bukanlah yang pandai berpidato tetapi terlebih kepada yang peduli terhadap kehidupan beragama.

Dalam proses penilaian ini, diawali pada tingkat Kabupaten Kota. Lalu, masing-masing dipilih satu yang terbaik dilanjutkan ke tingkat Provinsi dan terakhir dipilih satu yang terbaik untuk mewakili Sumbar ke tingkat nasional.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*