Kunjungan Jurnalistik AJO Sumbar, KONI Jabar Siapkan Prestasi, Jabar Kahiji

Tim AJO Sumbar tengah beraudiensi di Press Room PON Jabar

Tim AJO Sumbar tengah beraudiensi di Press Room PON Jabar

Advertisements
Tim AJO Sumbar berdiskusi di Kantor KONI Jabar 25 November 2015

Tim AJO Sumbar berdiskusi di Kantor KONI Jabar 25 November 2015

Wakabid Binpres KONI Jabar Ir R Darmin Suratman saat berdiskusi dengan AJO Sumbar

Wakabid Binpres KONI Jabar Ir R Darmin Suratman saat berdiskusi dengan AJO Sumbar

Bandung, PADANG-TODAY.com-”Kami prediksi Sumbar turun peringkat ke posisi 15. Itu masih dalam prediksi kami,” ujar Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Komite Olahraga Nasional Provinsi Jawa Barat Ir. R. Darwin Suratman, 25 November lalu.

Ungkapan itu dikatakannya dengan serius di ruang pertemuan KONI Jabar di Jalan Padjajaran No.37A, Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat. Saat itu rombongan Aliansi Jurnalis Olahraga (AJO) Sumbar melakukan kunjungan studi jurnalistik ke Jawa Barat yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XIX tahun 2015, 23-27 November.

”AJO Sumbar” selaku lembaga beraktifitasnya para wartawan olahraga Sumatera Barat, kini menjadi lembaga yang berbadan hukum lengkap dan diakui sesuai Undang-Undang. Irfan Surya Direja dan Kiki Nurjaman yang Anggota Bagian Komunikasi & Informasi, juga menyambut kedatangan AJO Sumbar dan berdiskusi penjang lebar.

AJO Sumbar juga disambut oleh Anggota Bidang Komunikasi Informasi KONI Jabar; Irfan Suryadireja dan Kiki Nurjaman. Ketiganya, dengan santai namun serius memberikan jawaban-jawaban atas banyak pertanyaan Tim Ajo Sumbar.

Sontak, ungkapan prediksi dari KONI Jabar tentang posisi Sumbar di PON 2016 itu menjadi pertanyaan besar. Santai, Darwin Suratman yang ternyata murid dari Master Handrianto, guru besar Taekwondo di Sumatera Barat ini, mengatakan bahwa KONI Jabar menerapkan sistem sport database accuracy yang ternyata ampuh dimulai sejak 2012 lalu, saat PON XVIII di Riau dilaksanakan.

”Sebab di beberapa nomor pertandingan yang ditambah, kita menjadi hilang kesempatan jadi Juara Umum. Sebab itu, saat menjadi tuan rumah ini, KONI Jabar, atlet, pelatih, dan seluruh insan olahraga tak mau lagi tertinggal posisi. Semua tindakan strategik kini dilakukan,” ujar Darwin Suratman.

Tagline ”Berjaya di Tanah Legenda,” menjadikan cita-cita ”Jabar Kahiji” nomor satu menjadi semangat tuan rumah.

Pelatda

Ada sembilan cabang olahraga yang dilatih khusus oleh KONI Provinsi Gyeongsanbuk-Do, Korea Selatan yang telah bekerjasama dengan KONI Jawa Barat hingga usai pelaksanan PON XIX pada tahun 2016. Ke-9 cabang olahraga yang akan mendapatkan suntikan pelatih dari Gyeongsang Buk-Do Korea yakni cabor senam, gulat, panahan, atletik, taekwondo, anggar, judo, gulat, dan tinju.

Pelatih Korea yang khusus menangani kepelatihan juga didampingi oleh Tim Dodik TNI yang dikhususkan membina mental dan disiplin para atlet yang difokuskan berlatih dan diasramakan di KONI Jabar. Ruang kepelatihan para atlet telah difokuskan sejak 2012 lalu. Langsung seketika setelah PON XVIII di Riau lalu.

Tim AJO Sumbar terdiri dari; Ridho Syarlinto, Aries Chandra, Iwan Setiawan, Afrinaldi, Dodi Syahputra, Almadi, Syawaldi, Mulyadi, Yuherdi, Junardi, dan Nofiardi. Tiga nama terakhir adalah pendamping dari Dispora Padang. Para jurnalis olahraga Sumbar ini lebih berdialog dari mendengar paparan KONI Jabar yang singkat.

Para pendamping tak kalah sengit bertanya soal penganggaran dan sistem anggaran di KONI Jabar. Dijelaskan Darwin, bahwa memang anggaran KONI hanya diperuntukkan bagi pembinaan prestasi bukan untuk pembangunan fisik gedung. Sebab itu, seluruh pembangunan fisik dilaksanakan dan dianggarkan oleh Disorda Jabar.

PON yang disandingkan dengan pelaksanaan Pekan Paralimpik Nasional (Perparnas) juga di tahun 2016 telah disiapkan secara kesiapan personil sampai kesiapan materi hingga publikasi. Dikatakan Irfan, bahwa saat ini 44 Cabang Olahraga dan 10 Cabang Eksebisi telah disiapkan venue-venue pertandingan dan perlombaan.

Empat sukses pelaksanaan PON; Sukses Penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Ekonomi Kerakyatan, dan Sukses Administrasi menjadi tujuan utama pelaksanaan PON di Jabar. Tim AJO Sumbar, lalu dibawa melihat dan meninjau lokasi Pelatda dan Media Center Pusat yang berada di KONI Jabar. Oleh Kiki dikatakan bahwa di 44 Venue yang tersebar di 15 Kabupaten dan Kota se-Jawa Barat.

”Maka, untuk peliputan. Kawan-kawan jurnalis olahraga focus di satu-satu venue sajalah. Di media center masing-masing venue, kami menyediakan data terlengkap dan terakurat dari semua cabang olahraga setiap detiknya,” papar Irfan menukuk pertanyaan Ketua AJO Sumbar, Ridho Syarlinto soal teknis lokasi liputan.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*