Laporan Belum Lengkap, Beasiswa Luar Negeri Belum Dicairkan

beasiswa_luarnegeriJakarta, PADANGTODAY.com – Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengingatkan kembali kepada para karyasiswa untuk segera melengkapi laporan perkembangan (progress report) yang ditandatangani oleh pembimbing atau promotor.

Advertisements

Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Ditjen Pendidikan Tinggi Supriadi Rustad, dalam surat yang dikirimkan ke petugas laman www.kemdikbud.go.id pada hari Selasa (09/09/2014), menjelaskan belum dicairkannya beasiswa luar negeri, karena belum lengkapnya laporan perkembangan (progress report) dari pembimbing atau promotor karyasiswa.

Sampai dengan 09 September 2014 dari total karyasiswa 1347orang, baru sekitar 50 persen yang melengkapi laporan perkembangan. Semakin awal laporan perkembangan dikirimkan, kata Supriadi, akan sangat membantu layanan Ditjen Pendidikan Tinggi dalam memproses pencairan beasiswa luar negeri.

“Per 8 September 2014 laporan perkembangan boleh dibuat oleh karyasiswa untuk keperluan pencairan. Namun, paralel dengan hal itu, Ditjen Dikti tetap berkeinginan mendapatkan laporan perkembangan dari pembimbing atau promotor,” ungkap Supriadi dalam suratnya.

Proses penyaluran beasiswa luar negeri, sebagian besar dana disalurkan dengan pembayaran langsung melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN). Khusus hibah, pinjaman Jakarta dan Bank Indonesia (BI) langsung menuju rekening karyasiswa di luar negeri dalam bentuk valuta asing (valas), berdasarkan dukumen Surat Perintah Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM). Kemudian terakhir, diterbitkan dokumen Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).

Dana awal diberikan langsung kepada karyasiswa menjelang keberangkatan dalam bentuk settlement allowance dan biaya hidup selama satu bulan. Bagi karyasiswa angkatan 2014, Rekap dana awal dan nilai SPP selalu dilampirkan dalam kontrak, dan dikirimkan kepada karyasiswa di luar negeri dalam bentuk pindaian (scanned). Namun, untuk angkatan 2013 data pindaian kontrak, dan sebagainya, akan dikirimkan kepada karya siswa setelah selesai pencairan dana.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi akan menyelesaikan persoalan beasiswa dalam bulan September 2014. “Kami menyampaikan permohonan maaf kepada para karyasiswa dan masyarakat luas terkait pelayanan beasiswa. Pengelola akan terus melakukan perbaikan di setiap tahapan layanan,” pungkas Supriadi dalam suratnya. (md/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*