Laporan Kinerja Dompet Dhuafa 2014, Himpun Lebih dari Rp195 M untuk 1 juta Lebih Dhuafa

Proverty-2015

Jakarta, padangtoday.com-Branch Manager Dompet Dhuafa Singgalang, Musfi Yendra, hadiri langsung Press Conference Public expose Dompet Dhuafa yang juga dihadiri lebih kurang 100 petinggi media Jawa dan luar Jawa. “Momen ini menapak tilas tiga tahun Dompet Dhuafa, dari aspek penghimpunan dana publik, program, dan penerima manfaat,” katanya, Rabu (24/12).

Pada tahun 2014 ini, perhimpunan dana sosial dari masyarakat hingga Oktober tercatat Rp195.747.776.914. Jumlah ini merupakan hitungan per-Oktober, bulan November dan Desember akan dirilis kembali di awal tahun. Jumlah tersebut menunjukkan grafik peningkatan dari penghimpunan dana setiap tahunnya di kisaran 10 hingga 15 persen.

“Kami bersyukur, masyarakat semakin mempercayai kami sebagai lembaga penerima zakat terbesar di Indonesia. Belum lama ini, Dompet Dhuafa juga menerima penghargaan atas kiprahnya dalam mendukung keberhasilan pembangunan bidang kesehatan, penghargaan Mitra Bakti Husada tahun 2014 dari Kementrian Kesehatan RI,” terang Presiden Direktur Dompet Dhuafa, Ahmad Juwaini.

Selain penghargaan tersebut, Wapres RI, JUsuf Kalla, juga menyatakan dukungan terhadap program-program Dompet Dhuafa. Dukungan tersebut diungkapkan langsung dalam audiensi di kantor Wapres bulan lalu.

Untuk pentasarufan dana, Dompet Dhuafa mengedepankan empat pilar pemberdayaan di antaranya adalah bidang kesehatan, ekonomi, pendidikan, dan pengembangan sosial. Dengan mengedepankan empat pilar tersebut, maka pentasarufan akan lebih maksimal, tepat sasaran, dan memuliakan penerima manfaat.

Hingga Oktober 2014, jumlah penerima manfat dari program-program mencapai 1.071.160 orang yang tersebar dalam empat pilar tersebut. Rinciannya adalah 584.064 orang (55 persen) bidang ekonomi, bidang kesehatan 205.628 orang (19 persen), bidang pendidikan 52.874 orang (5 persen), dan bidang pemberdayaan sosial 228.594 (21 persen). Untuk sebaran penerima manfaatnya, Dompet Dhuafa sudah menjangkau 33 provinsi di Indonesia dan juga 17 negara.

Tahun 2014 ini, Dompet Dhuafa mengusung tema besar “Indonesia Move On”. Tema tersebut memuat filosofi dan semangat memberdayakan dan memakmurkan sesama. Menurut data capaian di atas, program ekonomi merupakan program yang paling banyak penerima manfaatnya dibanding tiga pilar lainnya. Hal tersebut disebabkan adanya beberapa program andalan seperti Pertanian Sehat Indonesia, Kampung Ternak Nusantara, dan Masyarakat Mandiri. Sedangkan di bidang kesehatan, Rumah Sehat Terpadu (RST) juga menjadi salah satu program unggulan.

“Saya meyakini bahwa penghimpunan dana yang terus meningkat menunjukkan besarnya kepercayaan masyarakat yang harus terpelihara dan terjaga dengan baik. Meskipun jumah penerima manfaat menjadi hal yang sangat penting, namun ukuran bagi kami, keberhasilan utama Dompet Dhuafa adalah seberapa besar kemampuan program-program mengubah kaum dhuafa menjadi lebih baik dan berdaya,” tambah Ahmad.

Dompet Dhuafa harus dapat memastikan agar dana yang disalurkan berdampak nyata bukan sekedar tersampaikan saja. Akan menjadi kepuasan tersendiri, ketika Dompet Dhuafa dapat berperan serta dalam mengentaskan kemiskinan di negeri ini.

“Dompet Dhuafa ingin terus menekan angka kemiskinan serendah mungkin bahkan menghapusnya dengan program-program unggulan yang ada,” katanya.

Tahun 2015 mendatang, Dompet Dhuafa ingin terus menguatan pemberdayaan di bidang ekonomi. Setiap objek yang dilihat kini, masih cenderung dikembangkan potensi sosial dan budayanya saja. “Dompet Dhuafa ingin lebih melakukan pendekatan pada sektor ekonomi seperti Program Desa Binaan Dompet Dhuafa di Kawasan jampang, Parung, Bogor,” katanya.

Desa tersebut dikembangkan menjadi desa wisata berbasis silat. Nantinya pengunjung akan dikenakan biaya untuk turut menggerakkan perekonomian desa bersangkutan. Model tersebut juga akan dikembangkan di sejumlah daerah sehingga kondisi perekonomian bangsa khususnya masyarakat dhuafa dan pedesaan dapat terus membaik. (winda)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*