Launching TdS 2016 di Jakarta, Payakumbuh Finish Stage I, Hadir Wako dan Sekda

Launching TdS 2016, Kota Payakumbuh hadir langsung Walikota Riza Falepi, Sekda Benni Warlis, Kadisparpora Syahnadel Khairi, Kabid Pariwisata Nirdawati, dan Kasi Kebudayaan, Kesenian, dan Promosi Dewi Novita.

Launching TdS 2016, Kota Payakumbuh hadir langsung Walikota Riza Falepi, Sekda Benni Warlis, Kadisparpora Syahnadel Khairi, Kabid Pariwisata Nirdawati, dan Kasi Kebudayaan, Kesenian, dan Promosi Dewi Novita.

Jakarta, PADANG-TODAY.com-Penampilan Sanggar SA-Andiko dari Kota Bukittinggi membuka Launching Tour de Singkarak 2016 di Balairung Soesilo Soedarman Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin (25/7/2016). Asisten Deputi Pengembangan Segmen Pasar Personal Raseno Arya mendapat apresiasi khusus dari Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang tak lelah setiap hari mengontaknya menyoal kesiapan-kesiapan TdS 2016 yang ke delapan kalinya di Sumbar, sejak 2009.

Belasan pantun dibacakan Irwan Prayitno di sambutannya. Dilaporkannya kepada Mentri Pariwisata Arief Yahya, bahwa di TdS 2016 ini, ada 17 kabupaten dan kota yang dilewati minus Solok Selatan yang infrastuktur jalannya sedang rusak akibat bencana alam.

Tarian Dulang Belego, oleh Sanggar Rumah Gadang Kabupaten Solok ditampilkan kemudian menghoyak pentas Balairung. Sebelumnya penampilan suara emas Nola AB Three juga menambah semangat Launching TdS. Bupati Agam Indra Catri ikut serta bernyanyi. Sungguh menarik perhatian.

Kementerian Pariwisata kembali menggelar sport tourism melalui Tour de Singkarak (TdS) 2016. Gelaran Tour de Singkarak 2016 secara resmi dilaunching. Launching Tour de Singkarak (TdS) 2016 diprakarsai Menteri Pariwisata Arief Yahya, Gubernur Sumatera Barat Iwan Prayitno dan Ketua PB ISSI Rajasapta Oktohari. Balap sepeda Tour de Singkarak yang ke-8 akan berlangsung tanggal 6-14 Agustus di Sumatera Barat.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan TdS 2016 sebagai momentum yang efektif untuk mempromosikan potensi pariwisata Sumbar sebagai Pesona Indonesia dan Wonderful Indonesia yang akan mendatangkan kunjungan wisatawan serta meningkatkan ekonomi secara langsung (direct economic and tourism) bagi masyarakat daerah.

Lebih lanjut Arief Yahya menjelaskan, TdS sejak pertama kali diselenggarakan tahun 2009 dalam perjalanannya mengalami banyak kemajuan. Tahun 2013, ASO Amauri Sport Organisation (Official organizer Tour de France) merekomendasi TdS sebagai major race dari kalender dunia balap sepeda Asia dengan jumlah penonton lebih dari 1 juta atau menduduki peringkat dunia ke-5 balap sepeda internasional dengan jumlah penonton terbanyak, setelah Tour de France (12 juta penonton), Giro A Italia (8 juta), Vuelta A Espana (5 juta), Santos Tour Down Under (750 ribu) dan TdS (500 ribu). “Ini artinya TdS efektif sebagai sarana promosi dalam rangka meningkatkan kunjungan dan awareness wisatawan juga memberikandirect impact dan media value yang tinggi,” kata Arief Yahya.

Selaku Finish Stage Etape I, 6 Agustus 2016, Kota Payakumbuh hadir langsung Walikota Riza Falepi, Sekda Benni Warlis, Kadisparpora Syahnadel Khairi, Kabid Pariwisata Nirdawati, dan Kasi Kebudayaan, Kesenian, dan Promosi Dewi Novita.

Dari Start Stage ”Air Terjun Lembah Harau” Kabupaten Limapuluh Kota, dihadiri oleh Kadis Budparpora Novyan Burano. Kabupaten Limapuluh Kota menyiapkan anggaran Rp300 juta untuk kegiatan ini.

14 Desaigner yang tergabung dalam Komunitas Desaigner Minangkabau, menampilkan desain pakaian Minangkabau diiringi dengan nyanyian ”Ayam Den Lapeh”, ”Bareh Solok”, dan ”Malam Bainai”.

Sebagaimana diketahui Even TdS 2016 masuk dalam kalender balap sepeda tahunan dunia Union Cycliste Internationale (UCI) atau UCI Road Calendar 2016. Even tahunan internasional sport tourism yang digelar oleh Kemenpar bersama Pemerintah Provinsi Sumbar dan 17 Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota di Sumbar, PB ISSI serta promotor event pada penyelenggaraan tahun ini akan meningkatkan total hadiah menjadi Rp2,5 miliar, sedangkan tahun lalu sebesar Rp2,4 miliar.

Pelaksanaan TdS 2016 akan mengambil start dari Solok dan berakhir di Kota Padang (finish). Sebanyak 23 tim peserta TdS 2016 akan adu kekuatan dengan menjelajahi 8 stage sepanjang 1102,7 km dan menyusuri alam Minangkabau yang memiliki beraneka ragam obyek wisata alam (nature) dan budaya (culture), dan buatan (manmade) sebagai daya tarik dan keunggulan destinasi pariwisata Sumatera Barat.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*