Leli, Abdi Masyarakat Tanpa Kata Lelah

Leli (47), Sosok tenaga pelayanan sukarela Pos Sehat Dompet Dhuafa Singgalang yang mengabdi semenjak Pos Sehat Kuranji didirikan (Dana).

Leli (47), Sosok tenaga pelayanan sukarela Pos Sehat Dompet Dhuafa Singgalang yang mengabdi semenjak Pos Sehat Kuranji didirikan (Dana).

Advertisements

Padang, PADANGTODAY.com-Masih dengan tersenyum ramah, menyambut setiap pasien yang datang silih berganti. Tak kenal lelah meski peluh mengalir sepanjang pipinya.

Leli (47), begitu ia akrab disapa. Salah satu pekerja sukarela di Pos Sehat Dompet Dhuafa Singgalang. Ia telah berkontribusi begitu besar untuk masyarakat semenjak Pos Sehat resmi dibuka setahun yang lalu.

Berbagai macam tingkah polah masyarakat ia hadapi dengan senyum tulus di wajahnya. Meski tak jarang membuatnya kewalahan untuk melayani pasien yang selalu ramai tiap Pos dibuka, ia tetap menjadi sosok yang tangguh dalam menghadapi masyarakat Tui Kuranji setiap Selasa dan Sabtu siang.

Pos Sehat Kuranji merupakan salah satu program pemberdayaan masyarakat oleh Dompet Dhuafa Singgalang. Hadir sebagai pembenahan mutu kesehatan masyarakat yang dikhususkan bagi masyarakat yang memilki keterbatasan dana untuk mendapat pelayanan kesehatan.

Sejak pertama diresmikan tahun 2014, Leli menyatakan keinginannya untuk bergabung sebagai tenaga pelayanan kesehatan bagi masyarakat Tui Kuranji.

Ia bertekad, sebagai warga Tui Kuranji ia harus berdaya bagi warganya.

“Saya senang bisa berguna untuk sesama, pos sehat obatnya bagus-bagus, makanya saya juga jadi semangat melayani pasien yang datang,” ungkap Leli saat diwawancarai Sabtu (4/4) lalu.

Ibu dua anak ini memiliki nama lengkap Rahmi Laili. Beralamat di Jl. Tui Kuranji RW 3 RT 06 No. 27. Pekerjaan sehari-harinya sebagai guru PAUD di Tui Kuranji. Di sela sibuknya sebagai guru PAUD tersebut, ia selalu menyisihkan waktu untuk Pos Sehat.

Leli tak berharap jerih payahnya harus diganjar dengan bayaran. Meski kehidupannya amat sederhana, ia merasa rizki dari penghasilan bersama suami yang seorang petani sudah cukup memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Ketika ditanyai tentang motivasi apa yang membuatnya mau bekerja secara sukarela, Leli hanya tertawa. Seolah semua kebaikan sebenarnya tak memerlukan alasan khusus.

“Saya hanya ingin mendukung kegiatan pelayanan masyarakat semacam Pos Sehat, karena masyarakat senang adanya pelayanan kesehatan gratis dari Pos Sehat. Saya berharap, program seperti ini mendapat dukungan dari pemerintah sehingga nantinya tidak terhenti begitu saja,” pungkas Leli. (nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*