LFN Sumbar Ditabuh, Grup C Ketat

PADANG,PADANGTODAY.COM– 16 Klub Futsal di Sumatra Barat, siap bertarung di ajang Liga Futsal Nusantara (LFN) Sumbar, yang dimulai Sabtu (3/10) di Rafhely Futsal, By Pass Padang. LFN perdana Sumbar ini dibagi atas tiga grup. Dalam technical meeting dan pembagian grup yang dilaksanakan Jumat (2/10), Grup C tercatat menjanjikan persaingan paling sengit. Grup ini dihuni oleh Rafhely FC, PSR Statika Padang, Futsal Padang Pariaman, Tata FC Padang, dan JB FC Padang.

Advertisements

Sementara, Grup B juga menjanjikan persaingan tak kalah sengit, dengan peserta Futsal 50 Kota, Bali Cronus, Andrenaline Padang, Jordus Sungayang, dan Dean Futsal Bukitinggi.

Sedangkan Grup C dihuni enam tim, yaitu Mentawai FC, Cendana Andalas, Satelite Padang, Futsal Pasaman, MHS Futsal Padang, serta Futsal Kota Pariaman.

Ketua Panpel, Syamsul Bahri mengatakan, pembagian menjadi tiga grup berdasarkan manual dari Asosisasi Futsal Indonesia (AFI). Masing-masing Grup meloloskan dua wakil ke babak 8 besar, kecuali Grup A tiga wakil karena diikuti enam tim. Untuk melengkapi 8 tim, akan diambil peringkat tiga terbaik antara Grup B dan C.

Sesuai jadwal, laga perdana akan menampilkan laga di grup A antara Mentawai FC vs Cendana Andalas. Pertandingan hanya akan berlangsung di akhir pekan, yaitu Sabtu dan Minggu. Sedangkan final akan berlangsung Minggu (18/10).

Ketua Asosiasi Futsal Provinsi (AFP Sumbar), Yasman Yanusar menyebutkan iven ini rencananya akan dibuka Ketua Umum KONI Sumbar. Selain itu juga akan dihadiri Ketua Umum dan para Exco Asprov PSSI Sumbar. Tidak ketinggalan seluruh pengurus AFP Sumbar, juga akan hadir.

Ditambahkannya, juara LFN Sumbar ini akan mewakili Sumbar ke tingkat regional bersama juara provinsi lain. Babak regional akan menghasilkan delapan tim yang berhak bertarung di tingkat nasional.

“Semua biaya dan akomodasi tim yang lolos ke tingkat nasional akan ditanggung AFI Pusat, dan empat tim teratas nasional berhak promosi ke Futsal Super League.”ujar Yasman.

Karena itu, dia mengharapkan semua tim tampil maksimal dan bersaing untuk berebut tiket ke tingkat nasional. “Tidak hanya itu, LFN juga menjadi ajang untuk memantau pemain untuk tim PON, karena Tim PON masih menerapkan sistem promosi degradasi pemain. Artinya semua pemain terbaik Sumbar berhak dan punya kesempatan tampil di PON.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*