Libur Sekolah Karena Kabut Asap, Pelajar Habiskan Waktu di Perpustakaan

Warga Koto Panjang Padang kecamatan Latina naik becak ke  perpustakaan kota Payakumbuh

Warga Koto Panjang Padang kecamatan Latina naik becak ke perpustakaan kota Payakumbuh

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Dengan diliburkannya sekolah oleh pihak dinas Pendidikan, karena kondisi kabut asap tidak sehat membuat para pelajar, baik tingkat SD, SLTP, SLTA, mahsiswa dan umum berbondong-bondong ke perpustakaan daerah yang berlokasi di kelurahan Bulakan Balai Kandi, kecamatan Payakumbuh Barat, persisnya disebalah kiri kantor DPRD.

Antusiasnya masyarakat berkunjung ke perpustakaan daerah itu, tidak saja menggunakan kendaraan bermotor, naik becak atau menyewa becakpun jadi, asal sampai di perpustakaan. Diperpustakaan yang memiliki ruangan sekitar 6 X 7 M persegi itu selalu dipenuhi sesak pengunjung.

Setidaknya hal tersebut dilakukan masyarakat Lamposi Tigo Nagori (Latina) dengan menggunakan becak motor yang kapasitas penumpang 6 orang. Kunjungan tersebut dilakukan warga Latina, lantaran di Latina jaringan internet belum merata dapat ditangkap oleh komputer maupun HP.

Ketua Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Menara Koto Panjang Padang M. Erdi Sahida, kepada sejumlah wartawan di halaman kantor Arsip dan Perpustakaan (KAP) Kota Payakumbuh, Selasa (27/10), mengatakan, kami sengaja membawa masyarakat ke perpustakaan seraya melakukan Peer Learning Meeting (PLM) dengan tujuan bertukar pengalaman dengan pegawai perpustakaan daerah yang telah lama menjadi mitra kerja kami.

Dijelaskannya, perpustakaan merupakan tempat, gedung, ruang yang disediakan untuk salah satu pusat informasi, sumber ilmu pengetahuan, tempat belajar, penelitian dan juga merupakan salah satu tempat penerapan sistem kearsipan.

Sebuah perpustakaan memiliki beberapa tugas pokok yaitu mengumpulkan berbagai jenis informasi baik itu berupa buku ilmu pengetahuan, novel atau buku hiburan, kumpulan berita, buku pedoman dan lain sebagaiyna untuk dapat digunakan oleh banyak orang, dan juga untuk melestarikan, memelihara, dan merawat informasi yang ada.

”Melalui perpustakaan seseorang dapat bertukar informasi dan saling memperoleh nilai tambah untuk perkembangan pengetahuan, wawasan dan pengalaman. Dengan mengajak warga ke perpustakaan kota Payakumbuh, mereka ingin sekali belajar Informasi Tehknologi (IT). Sebab, di Koto Panjang Padang, hingga sekarang jaringan internet belum masuk, “ujar M. Erdi Sahida. 

Sementara, Kepala KAP Kota Payakumbuh Zulrefri didampingi Kasi Pengelolaan Perpustakaan daerah Nur Akmal, mengatakan, perpustakaan pada umumnya dibagi menjadi dua bagian berdasarkan bentuk gedung yaitu ruangan dan gedung.

Perpustakaan yang berbentuk ruangan biasanya ada di sekolah-sekolah, dan tempatnya cenderung lebih sempit daripada perpustakaan yang berbentuk gedung. Perpustakaan berbentuk gedung biasanya berada di daerah yaitu perpustakaan daerah, dan fasilitasnya biasanya lebih lengkap dibandingkan dengan perpustakaan berbentuk ruangan.

“Hingga kini kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah, rata-rata 60 orang/hari bahkan mencapai 120 orang/hari. Meskipun kita belum menggunakan sistem otomasi, namun kita dapat menggunakan sistem kearsipan yang diterapkan di perpustakaan tersebut, dimana hal tersebut dilakukan agar pengunjung lebih mudah untuk mencari buku yang diinginkan,” jelas Zulrefri.(rel/dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*