Lilik Kurniawan, Deputi Pencegahan BNPB Pusat kenalkan InaRISK Personal di Kota Pariaman

Advertisements

Padang-today.com – Deputi Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Lilik Kurniawan, kenalkan InaRISK Personal di Kota Pariaman, bertempat di Aula Balaikota Pariaman, Selasa siang (25/2/2020).

InaRISK Personal adalah Aplikasi kajian risiko bencana yang menampilkan informasi ancaman bencana, kerentanan yang mencakup populasi, kerugian fisik, ekonomi, dan lingkungan, kapasitas, serta risiko bencana.

“Dengan InaRISK Personal, kita dapat mengetahui risiko bencana di wilayah kita dan mengetahui langkah apa saja yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko bencana tersebut”, ujar Lilik.

Aplikasi informasi potensi bencana InaRISK Personal yang saat ini bisa diunduh lewat ponsel berbasis operasi Android dengan mendownload aplikasi “InaRISK Personal” sebagai upaya mempersiapkan diri dalam menghadapi bencana melalui playstore atau appstore, ulasnya.

“Aplikasi ini memberi simulasi soal langkah yang perlu dilakukan di suatu kawasan, baik saat kejadian, sebelum dan sesudah bencana. Untuk itu, kami mendorong agar setiap pihak yang memiliki informasi mengenai InaRISK Personal, agar dapat disebarkan ke lingkungannya”, ungkapnya.

Aplikasi ini dibangun oleh BNPB dengan dukungan dari Kementerian ESDM, Kementerian PU-Pera, dan BMKG serta lembaga lain terutama dalam penyediaan data.

“inaRISK Personal akan terus dikembangkan dan berevolusi untuk memenuhi kebutuhan pembaharuan data, informasi, dan metodologi yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat. Diharapkan, dengan aplikasi ini dapat mewujudkan bangsa Indonesia menjadi tangguh dalam menghadapi bencana”, tutupnya.

Tampak antusias dari seluruh peserta yang hadir di Aula Balaikota, langsung menginstal Aplikasi inaRISK Personal ini, ke HP nya masing-masing. Acara ini juga dihadiri oleh Walikota Pariaman Genius umar, Kepala OPD, Kepala Desa dan Lurah se Kota Pariaman. (SgR)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*