LPI Kota Padang Ditabuh, Menpora Beri Apresiasi

Menpora RI Roy Suryo didampingi Wawako Padang, Kadispora dan Ketua KNPI Sumbar memukul bedok tanda dimulainya LPI tingkat Kota Padang.

Menpora RI Roy Suryo didampingi Wawako Padang, Kadispora dan Ketua KNPI Sumbar memukul bedok tanda dimulainya LPI tingkat Kota Padang.

PADANG,PADANGTODAY.COM-Apresiasi tinggi diberikan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo kepada PemerintahKota Padang yang terus mengelorakan olahraga bagi generasi muda. Apresiasi itu disampaikan Roy Suryo saat membukakompetisi sepakbola pelajar atau yang lebih dikenal dengan Liga Pendidikan Indonesia (LPI) tingkat Kota Padang di Stadion Agus Salim, Rabu (24/9).

“Kepada semua pemain agar memanfaatkan iven ini untuk mengasah kemampuan jelang turun di iven yang lebih tinggi lagi. LPI ini sangat tepat untuk melahirkan pemain muda yang nantinya bisa dipergunakan untuk timnas,” ujar Roy Suryo.

Selain memberi apresiasi, Roy Suryo juga mendukung rencana Pemko Padang untuk memasukan olahraga silat dalam kurikulum sekolah. “Pencak silat ini adalah budaya kita, maka kita harus melestarikan dan saya sangat mendukung rencana Pemko Padang untuk memasukkan pencak silat ini ke dalam kurikulum sekolah,” tegasnya.

Sementara Wakil Walikota Padang, Emzalmi memberikan hormat kepada Menpora yang mau hadir di Kota Padang
meski di tengah padatnya jadwal kegiatan yang dijalaninya.

“Kehadiran Menpora ini menjadi sejerah tersendiri bagi Kota Padang terutama panitia LPI. Ini kehormatan yang luar biasa bagi kami,” tutur Emzalmi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang, Suardi menyebutkan, kegiatan LPI merupakan
agenda rutin tiap tahun yang ditetapkan pemerintah melalui Kemenpora RI. Dari beberapa kali penyelenggaraan di Kota
Padang, tahun ini merupakan jumlah peserta terbanyak yakni 69 tim sepakbola (42 tim SMP dan 27 tim SMA).

“Pada tahun ini, LPI diikuti 69 tim. Jumlah ini jauh meningkat dari tahun lalu. Mudahan-mudahan tahun depan semua sekolah di Kota Padang akan ambil bagian,” terangnya.

Katanya, sistem pertandingan tetap sama dengan tahun lalu, di mana pada babak awal tim-tim yang dibagi dalam beberapa grup menggunakan sistem gugur, juara grup dan runner up akan lolos ke babak berikutnya. “Kalau sistem tidak berubah dari tahun lalu. Tim juara baik tingkat SMP maupun SMA tetap mewakili Kota Padang untuk tingkat Sumbar,” terangnya. (can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*