Lubukbasung Mulai Diselimuti Kabut Asap

Lubukbasung, PADANGTODAY.com-Beberapa Kawasan di Kabupaten Agam kembali diselimuti kabut asap. Dari pantauan padangtoday.com di wilayah Agam Barat,  Rabu (17/9),  kabut asap mulai menyelimuti Kecamatan Lubukbasung dan sekitarnya, namun kondisi tersebut masih tergolong normal dan belum menggangu aktifitas masyarakat.

Tak hanya di wilayah Agam barat, kabut asap juga telah menyelimuti beberapa wilayah lainnya di Sumatera Barat, seperti di Bukittinggi, Sawahlunto, Limapuluhkota, dan Dharmasraya juga terkena imbas kabut asap kiriman tersebut. Menurut Kepala BPBD Agam, pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap peningkatan kabut asap di Kabupaten Agam.

” Untuk wilayah Agam, kabut asap sudah terasa di wilayah Agam Timur sejak beberapa hari lalu dengan ketebalan asap yang mengganggu jarak pandang hingga 500 sampai 800 meter, namun kondisi ini masih belum mengganggu aktifitas warga. Sementara untuk wilayah Agam Barat yakni Lubukbasung dan sekitarnya, kepekatan kabut asap mulai nampak hingga jarak pandang mencapai 1 kilometer dan kualitas udara masih tergolong dalam kategori sedang. Menurut Informasi yang kita terima dari Stasiun Pemantau Atmosfir Global di Bukik Koto Tabang, kabut asap tersebut berasal dari Provinsi tetangga, yakni Sumatera Selatan.” ujar Bambang Warsito.

BPBD Agam akan terus melakukan monitoring untuk melihat perkembangan kabut asap tersebut, serta memantau titik-titik yang rawan akan kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Agam sehingga kabut asap tersebut tidak  kian bertambah. ” Kita juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait, misalnya dengan Dinas Kesehatan dan BPLH guna membahas antisipasi dari dampak kabut asap apabila statusnya terus meningkat. Selain itu, kami  juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan dan menghindari membakar sampah dan dedaunan kering dilokasi lahan perkebunan agar tidak terjadi kebakaran yang bisa memicu bertambahnya kabut asap” tambahnya.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*