Maksimalkan Layanan Pendidikan, SMP Ditambah

logo kota padang panjang sumbarPadangpanjang, Padangtoday—Belum terpenuhinya standar pelayanan pendidikan sesuai dengan ketentuan 8 Standar Nasional Pendidikan (SNP), Pemerintah Kota (Pemko) Padangpanjang segera lakukan penambahan satu unit Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah berjuluk Serambi Mekkah itu.

Advertisements

Wali Kota Padangpanjang, Hendri Arnis mengatakan penambahan sekolah khususnya untuk pendidikan tingkat menengah sudah merupakan kebutuhan mendesak. Hal ini dikatakannya, mengingat belum terpenuhinya hak layanan pendidikan bagi peserta didik di tingkat SMP akibat dari keterbatasan ruang belajar.

“Kita mesti melakukan penambahan satu unit sekolah SMP, karena saat ini hak pelayanan pendidikan belum maksimal terpenuhi. 5 SMP negeri yang ada saat ini, tidak cukup untuk menampung kuantitas peserta didik dan tentu sulit dalam memenuhi salah satu poin SNP,” ujar Wako Hendri melalui selulernya kepada Padang Today.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Padangpanjang, Desmon menyebutkan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan panitia pembangunan. Rencana penambahan satu unit SMP yang akan ditempatkan satu komplek dengan Kantori Dinas Pendidikan yang baru di kawasan Sago Kelurahan Ngalau itu, telah dilakukan pembahasan bersama Direktorat Pendidikan SMP pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak direktorat yang dilaksanakan 1 Maret kemarin, telah menyetujui pengembangan fasilitas pendidikan berupa pembangunan gedung SMP yang baru. MoU ini dikatakannya tinggal dilanjutkan dengan penandatanganan kontrak bersama panitia pembangunan nantinya.

“Kita telah menjalin MoU dengan pihak Direktoran pada Kemendikbud terkait pembagunan sekolah baru yang direncakanan merupakan SMP Negeri 6. Begitu panitia pembangunan tuntas dibentuk, segera dilakukan penandatanganan kontrak kerja guna mengejar waktu yang ditargetkan tuntas hingga Desember tahun ini,” tutur Desmon terpisah.

Sesuai dengan MoU tersebut, Desmon menyebut SMP Negeri 6 yang bakal didirikan di atas lahan 1,5 hektar bersama kantor dinas tersebut akan diawali dengan pembangunan sebanyak 6 ruang kelas. Sementara pemanfaatan sekolah tersebut, akan segera difungsikan oleh peserta didik tahun ajaran baru yang sementara ditumpangkan belajar pada sekolah lainnya.

“Penerimaan siswa baru untuk SMP Negeri 6 akan langsung dilakukan pada Tahun Pelajaran 2016/2017 mendatang. Hingga proses pembangunan tuntas pada Desember mendatang, Proses Belajar Mengajar (PBM) untuk sementara ditempatkan di SMP lainnya,” pungkas Desmon melalui selulernya. (ifz)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*