Markarios Kembali Pimpin FKPPI Payakumbuh

Markarios, SE, ketua terpilih FKPPI Kota Payakumbuh.

Markarios, SE, ketua terpilih FKPPI Kota Payakumbuh.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Musyawarah cabang (Muscab) FKPPI (Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia) kota Payakumbuh periode 2016-2020 bertempat di aula Koramil 01 Payakumbuh, Sabtu (27/8), kembali mengantarkan Markarios, SE sebagai ketua.

Muscab FKPPI dipimpin ketua pelaksana M. Taswin Gafoer, dihadiri senior Adrian Danoes, Amrisnur, Busrizal Jafar, Benni Korda dan undangan lainnya. Dalam Muscab yang dikemas panitia pelaksana itu terlihat 57 anggota FKPPI yang berhak memilih telah siap-siap untuk menentukan sikapnya.

Sebelumnya, panitia pelaksana terdiri M. Tawin Gafoer, Indra Sofyan dan Rabak, dalam rapat-rapat sebelumnya telah menetapkan tiga kandidat yakni Markarios, Indra Sofyan dan Ricki Morel, dalam pemilihan Markarios mengantongi 39 suara, Indra Sofyan 17 suara dan Ricki Morel 1 suara.

Usai acara, ketua terpilih Markarios kepada sejumlah wartawan, mengatakan, pihaknya mengucapkan rasa syukur atas dorongan penuh dari seluruh pengurus FKPPI Payakumbuh, pengurus FKPPI daerah serta semua elemen yang telah mempercayakannya kembali untuk menjabat sebagai ketua.

Menurutnya, sebagai ketua terpilih, pihaknya tidak suka dengan teori-teori, karena baginya kerja nyata ke masyarakat merupakan bukti dari pergerakan FKPPI Payakumbuh dalam bersinegris dengan Pemerintah.

Seluruh anggota FKPPI dan masyarakat luas pada umumnya, Generasi Muda FKPPI adalah darah daging TNI dan Polri, maka jadilah generasi pejuang untuk mewujudkan Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Dijelaskannya, FKPPI adalah rumah kita bersama, jadi harus independen, sama halnya seperti bangsa Indonesia bisa besar, karena Bhinneka Tunggal Ika. “Hanya anak-anak TNI dan Polri saja yang berhak menjadi anggota FKPPI, karena mereka adalah darah daging TNI,” ucap Markarios yang sehari-hari bertugas sebagai kepala Badan Pertanahan Nasional Pasaman Barat itu.

Dalam waktu dekat ini, kita akan menyusun kabinet, dengan selesainya penyusunan pengurus nantinya, diharapkan kepada pengurus bekerja maksimal sesuai dengan program dan visi misi FKPPI. Kita melihat saat ini dan kedepan ancaman bangsa Indonesia sudah nyata memasuki sendi-sendi kehidupan berbangsa, bernegara dan berkeluarga.

“Ancaman tersebut masuk melalui Proxy War, salah satu sasarannya adalah penghancuran generasi muda bangsa Indonesia (lost generation), wujud nyatanya seperti maraknya penyalah gunaan narkoba, tawuran antar mahasiswa dan pornografi, ini harus kita lenyapkan,”tegas Markarios.

Sementara, senior FKPPI Payakumbuh Adrian Danoes, berharap kepengurusan baru nantinya bisa langsung bersentuhan ke masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengimbau agar seluruh kepengurusan FKPPI terus melakukan konsolidasi organisasi.

“Saya yakini di setiap RT, kelurahan, kecamatan pasti ada anggota FKPPI, karena di setiap daerah tersebut pasti ada purnawirawan TNI dan Polri. Artinya, FKPPI merupakan suatu potensi organisasi yang sangat luar biasa dalam rangka mendukung program pembangunan di daerahnya masing masing,” jelas mantan Kakan Satpol PP Kota Payakumbuh itu.

Kemudian, Amrisnur mengatakan, jumlah anggota FKPPI di Payakumbuh memang belum begitu banyak, namun kita yakin di tangan Markarios anggota FKPPI Payakumbuh jumlahnya akan bertambah banyak, bahkan lebih yakin lagi, FKPPI Payakumbuh akan mencatat jumlah anggota terbesar di Sumatera Barat nantinya.

“Dalam hal menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat termasuk memberantas narkoba di dalamnya, FKPPI harus jadi garda terdepan dan agen pembangunan. Artinya, kita bantu program pemerintah daerah, dan tidak berkenan bagi FKPPI untuk mendemo pemda,” jelasnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*