MAS’OED ABIDIN: PENDIDIKAN ISLAMI DITANAMKAN SEJAK DINI

Advertisements

 

Padang-today.com – Ulama asal Sumatera Barat,Buya Mas’oed Abidin Jabbar, menyatakan saat inu perlu dilakukan pendidikan moral dan akhlak, khususnya nilai-nilai agama kepada generasi sejak usia dini.

“Agar generasi muda terbentengi pengaruh hal negatif bisa merusak nilai-nilai agama, solusi terbaik saat ini adalah dengan menanamkan kembali pendidikan moral dan akhlak, khususnya nilai-nilai agama kepada generasi muda Sumbar sejak usia dini,”kata Buya Mas’oed Abidin Jabbar.

Ia menjelaskan,pendidikan islami harus ditanamkan dari usia dini karena apabila dari usia dini seorang anak sudah mengenal agamanya dan sudah mulai beribadah kepada Allah  maka insya Allah sampai ia dewasa nanti ia akan terbiasa melakukan ibadah nya dalam kehidupan sehari-hari.

Memberikan pendidikan agama dari mereka berusia dini secara tepat akan melahirkan generasi yang tidak saja pandai terhadap ilmu pengetahuan tetapi pandai dalam bersyukur kepada Allah SWT.

“Pendidikan agama islam harus ditanamkan bagi anak-anak sejak usia dini sampai akhir hayatnya karena manusia memiliki kewajiban untuk terus berikhtiar mencari ilmu sepanjang kehidupannya di dunia”,ungkapnya.

Pra orangtua agar mendidik anak-anaknya dengan pendidikan yang didasari oleh keimanan dan menanamkan nilai takwa ke dalam hati anak-anaknya.

Anak-anak yang lahir ke alam dunia adalah generasi penerus. “Mereka adalah tunas-tunas baru yang akan tumbuh dan berkembang,”jelas Buya Mas’oed Abidin Jabbar .

Ia menyataka, sekarang ini kita lebih banyak menanya ke orang luar yang kurang paham dengan  kultur Minangkabau sehingga kearifan budaya kita terabaikan.

“Sehingga pesan pesan moral dan akhlaq Islami itu kurang dipahami,”katanya.

Sebab lain lanjut Buya Mas’oed Abidin Jabbar kemungkinan pengajian agama hanya sekedar seremonial belaka.

Makanya perlu penelitian mendalam tentang urgensi dan aspek da’wah yang sudah dilakukan ini apakah telah sesuai dengan pesan agama yang disampaikan saat pengajian.

“Sehingga pesan agama itu diterina dan diamalkan sehingga terjadilah perubahan,”imbuhnya.

Ia menambahkan,sistim surau masa lalu telah berperan baik menjadi sentra pendidikan masyarakat.

“Namun lingkungan yang saat ini sudah mulai langka karena kesibukkan masing-masing masyarakat,sehingga masjid,mushala tidak lagi ramai untuk beribah,”ujarnya.(der)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*