Masuk Nominasi Nasional, Tim Penilai APE 2016 Verifikasi ke Payakumbuh

Masuk Nominasi Nasional, Tim Penilai APE 2016 Verifikasi ke Payakumbuh

Masuk Nominasi Nasional, Tim Penilai APE 2016 Verifikasi ke Payakumbuh

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Kota Payakumbuh masuk nominasi nasional untuk merebut Penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP dan PA) tahun 2016. Tim penilai pusat, berkunjung ke Payakumbuh, melakukan verifikasi, Jum’at (21/10). Walikota H. Riza Falepi menyampaikan ekspose di depan tim, menyangkut indeks pembangunan dan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Payakumbuh, dalam acara di aula Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh.

Dalam acara penilaian itu, hadir Ketua TP-PKK Payakumbuh Ny. Dr. Henny Riza Falepi, Kepala BPMP-KB Payakumbuh Drs. Syahnadel Khairi. Sementara itu, tim penilai berjumlah 3 personil dimaksud, dipimpin Dr. Yuni Satria M, Phil, MHA. Didampingi Kasubid Advokasi dan Fasilitasi   BPP-KB Provinsi Sumbar, Henaldi.  Selain Payakumbuh, tim juga menilai Kabupaten Agam dan Provinsi Sumatera Barat.

“Obsesi kita,  tahun ini penghargaan APE yang diterima adalah tingkat tertinggi yaitu APE Utama. Komitmen pemko  dalam meningkatkan Indeks Pembangunan dan Pemberdayaan sudah berjalan dengan baik,” sebut Walikota Payakumbuh Riza Falepi, usai acara  verifikasi, di Balaikota, Jumat.

Menurut Walikota Riza Falepi,  komitmen pemko diterjemahkan dalam program-program  peningkatan kesejahteraan dan perlindungan anak, peningkatan peran perempuan dalam proses pembangunan, dan peningkatan pengarusutamaan gender.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk kelembagaan,  di antaranya dengan membentuk Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak, (P2TP2A),  Unit Pelayanan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Puskesmas oleh Dinas Kesehatan, pendirian Rumah Perlindungan Sosial Anak (RSPA) dan Pembentukan Forum Anak,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPMP-KB Payakumbuh Drs. Syahnadel Khairi, mengemukakan, selama ini pemko dalam melaksanakan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak,  benar-benar melibatkan masyarakat seluruh lapisan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat dilakukan Pemko dengan menggandeng seluruh organisasi wanita, seperti TP-PKK, Dhamawanita, Persit KCK, IKD, Bhayangkari, IWAPI, yang kesemuanya tergabung dalam GOW (Gabungan Organisasi Wanita). “Kita selalu melibatkan seluruh organisasi wanita dalam gerakan pemberdayaan masyarakat,” ucap  Syahnadel.

Sejak 2012, ungkap Syahnadel, Payakumbuh sudah beberapa kali memperoleh penghargaan APE. Namun, baru sebatas tingkat pratama. Tahun ini, target Payakumbuh tingkat utama, ucap Syahnadel optimis. Alasan Syahnadel, karena dalam tiga tahun terakhir, dalam kegiatan pemberdayaan perempuan, Payakumbuh selalu mencatat prestasi bergengsi di tingkat nasional. Seperti yang diraih TP-PKK Payakumbuh dalam lomba Gerakan PKK Nasional.

Dalam  kegiatan perlindungan anak, melalui organisasi Pemuda Pelopor Indonesia, anak-anak Payakumbuh juga mampu bersaing di pentas nasional, tambahnya.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*