Mau Ikut Pilkada Padang Pariaman? Penuhi Elemen 3 D ini Dulu

Oleh : H. Jayanis*

Kabupaten Padang Pariaman, memiliki karakter khusus yang tidak banyak orang tahu soal itu. Namun, jika ingin berpolitik di Piaman Laweh (Sebutan untuk Kota Pariaman dan Kabupaten Padang Pariaman), mesti memperhatikan dan mempersiapkan ‘Elemen 3 D’ ini dulu.

Elemen tersebut, sangat penting dalam perpolitikan Piaman Laweh, artinya adalah pola mendasar yang tidak bisa dilupakan apalagi tidak dimiliki sama sekali oleh si calon.

Apa saja Elemen 3 D ini? Berikut penjelasannya; D pertama adalah ‘DANA’, dimana tanpa memiliki dana alias cos politik, sangat berat bagi si calon Bupati atau Wakil Bupati Padang Pariaman untuk bergerak dalam menjalankan misi politiknya. Tentu, perlu persiapan dana yang cukup jika memang ingin ikut Pilkada di Kabupaten Padang Pariaman.

D kedua adalah ‘DATA’, dimana data adalah sumber informasi yang sangat penting. Tanpa data yang cukup salah satunya peta politik basis potensial si calon apalagi lawannya, maka ibarat ‘berjalan di dalam kelam tanpa lentera’. Alhasil, jika tidak memiliki data, hanya akan mengandalkan ‘aji mumpung’ alias nasib – nasipan dan hal itu malah akan mengecoh si calon dan lebih buruknya lagi membuat calon berjalan tanpa ara, yang akhirnya berpotensi mengenyam kekalahan nan amat sangat menyesalkan nantinya.

Sementara itu, D ketiga adalah ‘DAYA’, yakni sebuah kemampuan seni berpolitik praktis yang cakap dan lihai dalam menjalankan misi politiknya. Artinya, kemampuan berpolitik tidak akan datang begitu saja, jika tidak ada pengalaman, pengasahan apalagi pengetahuan yang cukup soal keilmuan politik. Selain itu, si calon juga harus memiliki kemampuan menguasai media, karena media merupakan nadir publik yang bisa menggiring opini kemana saja dan untuk apa saja.

Maka, apabila Elemen 3 D ini tidak dimiliki oleh si calon yang akan bertarung khususnya di Pilkada Kabupaten Padang Pariaman, maka sangat disarankan berpikir sekian kali dulu sebelum ikut kontestasi. Sebab, ketida Elemen D ini mesti sinergis, sebagai satu kesatuan, apabila ingin berjalan mulus meraih kemenangan, terutama pada Pilkada Padang Pariaman 2020 mendatang.

Apalagi, kondisi kekinian antara ‘politik’ dan ‘dana’ adalah dua sisi uang coin yang tidak bisa dipisahkan. Maka, jika tidak cukup dana, tidak memiliki data, diperparah lagi tidak memiliki daya adalah cikal bakal kehancuran si calon. Maka, dampaknya nanti bisa stress karena kalah Pilkada, ditambah lagi dana yang dipakai adalah hutang sana sini.

Tambahan selain Elemen 3 D tersebut adalah kemasyarakatan, bahwa jangan harap si calon yang jarang pulang kampuang dan tiba – tiba ikut Pilkada, ini malah akan lebih memperburuk keadaan, apalagi khusus Padang Pariaman, kampuang halaman Saya ini, sangat luas dan memiliki karakter yang kuat soal ketokohan.

 

*)Penulis adalah Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sungai Limau (IKAPS) dan Ketua 1 Ikatan Keluarga Limo Koto dan Sekitarnya (LIMKOS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas