Mayor Inf Drs Isnaini, Tentara yang Semangat Terus Berkuliah, Kini, Meneliti Jagung Demi Ketahanan Pangan Bangsa

MAYOR INF Drs ISNAINI

MAYOR INF Drs ISNAINI

Advertisements
MAYOR INF Drs ISNAINI

MAYOR INF Drs ISNAINI

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-21 mahasiswa di ruang kuliah Magister Pembangunan Wilayah dan Perdesaan Universitas Andalas Padang, di Labuah Basilang Payakumbuh, Sabtu pekan lalu tengah sibuk menghadapi kuliah Metodologi Penelitian dan Perencanaan Pembangunan Wilayah Pedesaan. Profesor Dr Asdi Agustar menyampaikan materi kuliah di depan para mahasiswa S2 yang serius di semester II ini.

Lepas pandangan, melirik ke lokal kuliah yang penuh diskusi itu, terlihat duduk di depan Mayor Inf Drs Isnaini yang mantan Kepala Staf Kodim 0306/50 Kota tahun 2010. Tentara yang saat bertugas di Kodim 0306 telah bekerja membantu 2 orang Dandim ini, terlihat bersemangat.

Lepas kuliah, Mayor Inf Drs Isnaini bercerita tentang perjuangannya yang kini melanjutkan pendidikan S2. Lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Mataram NTB ini memang gigih menambah pengetahuan. Soal keilmuan, niatnya belajar di bangku S2, meski tidak dibantu ”tugas belajar” dari TNI alias biaya sendiri, kini Mayor Drs Isnaini bertekad melanjutkan pendidikan sampai S3.

Memang jarang, tentara yang bertekad menambah keilmuan di kampus di luar jalur pendidikan ketentaraan. Namun, Mayor Drs Isnaini yang lulusan Sekolah Perwira Karir 1994/1995 memang terlahir di dunia akademis. Bapaknya H Ishaka Thayeb, pensiunan Kepala Madarasah Ibtidaiyah Negeri di Bima NTB, tempat kelahiran Isnaini.

”Saya salut dengan Panglima TNI Jendral Dr H Moeldoko. Tentara yang punya kemampuan akademis yang tinggi. Saya, selaku tentara termotivasi dengan Panglima!” aku Isnaini serius.

Mayor Drs Isnaini, kelahiran Bima 15 Juni 1966, telah punya segudang pengalaman kerja di ketentaraan. Sejak lulus Sekolah Ilmu Administrasi (STIA) Mataram ’92, Sepa ’95 langsung ditunjuk selaku Guru Militer (Gumil)/Pelatih Secapa AD. Dilanjutkannya jadi Pasimin dan Danramil di Kodim Sumbawa NTB. Dikselapa Infantri ditempuhnya. Lalu, Dandenma Rindam I/Bukit Barisan.

Nah, Guru Militer Utama Tiknik/Staf Rindam I/BB dijabatnya kemudian, Kasdim 0306/50 Kota di tahun 2009-2011. Lalu, menjabat Pasi Wanwil di Korem 032/Wira Braja. Kini, Kakanmin Vetcad I/31 Batusangkar ini bertekad baja menghela pendidikannya sampai ke tingkat Strata 3.

“Peran TNI–AD Dalam Upaya Mewujudkan Swasembada Jagung (Kasus Program Serbuan Teritoal) di Kodim 0306/50 Kota,” disetujui menjadi judul tesis yang kini sedang disusun oleh Isnaini.

”Proposal sudah disetujui. Kita akan segera masuk ke penelitian lapangan. Insya Allah, berguna bagi ketahanan pangan yang sedang diperjuangkan TNI. Kita lakukan penelitian di demplot jagung 3 hektar di Talawi, Payakumbuh Utara,” ujar Isnaini terus bersemangat.

Pemilik NRP 1421 6130 13 ini, istrinya Debby Marisa SP adalah guru honorer Bahasa Indonesia di SMKN 2 Payakumbuh. Istri yang guru baru setahun mengajar ini, menyemangatinya untuk tekad menjadi Doktor Ilmu Kependidikan, nantinya.

Tiga orang anak, 2 laki-laki dan 1 perempuan, pun mendukung sang Bapak untuk terus memburu pendidikan setinggi-tingginya. Hanya persoalan biaya kuliah yang jika digabung urusan pendidikan, penelitian, materi pendukung dan biaya lain-lain sungguh menguras biaya. Namun, optimisme, Mayor Drs Isnaini dan keluarga tak terbendung.

”Saya untuk pendidikan tetap nomor satu. Ini semangat dan perintah agama. Insya Allah Berkah!”(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*